Ernest Prakasa Sutradarai Film Sempalan AADC, Milly dan Mamet

Cecylia Rura    •    22 Maret 2018 19:16 WIB
ernest prakasaFilm Milly dan Mamet
Ernest Prakasa Sutradarai Film Sempalan AADC, Milly dan Mamet
(kiri ke kanan) Chand Parwez, Mira Lesmana, Dennis Adhiswara, Sissy Priscillia, Ernest Prakasa dan Meira Anastasia dalam jumpa media Milly dan Mamet di Menara by Kibar, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Marer 2018. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Kisah asmara dalam Ada Apa Dengan Cinta produksi Miles Films akan dibuat mengerucut dari sisi berbeda. Kali ini, sudut pandang cerita diambil dari tokoh sahabat Cinta, Milly yang diperankan Sissy Priscillia dan Mamet yang diperankan Dennis Adhiswara.

Rumah produksi Miles Films bekerjasama dengan Starvision Plus mengemas cerita cinta Milly dan Mamet. Karakter kuat dari tokoh Milly dan Mamet digali lebih dalam oleh Mira Lesmana dengan membuat sempalan cerita. Dikisahkan di akhir cerita sekuel Ada Apa Dengan Cinta, Milly mengandung anak Mamet.

Tokoh Milly dan Mamet dirasa mampu mencuri perhatian penonton di samping kisah fenomenal Rangga dan Cinta. Bumbu cerita dalam drama cinta remaja AADC tampak lebih berwarna dengan kehadiran Milly yang supel dan sifat lemot yang dibawakan, dan Mamet dengan karakter pria yang siap sedia membantu geng Cinta.

"Waktu bikin AADC 2 kami perkenalkan ulang lagi karakternya. Kami memutuskan Milly dan Mamet menikah. Padahal di AADC, Mamet justru tergila-gila sama Cinta," ungkap Mira Lesmana dalam konferensi pers di Menara by Kibar, Kamis, 22 Maret 2018.

Mira Lesmana menggandeng Ernest Prakasa selaku sutradara untuk mengarahkan pemain di film Milly dan Mamet, sekaligus sebagai penulis naskah cerita. Ernest kembali berkolaborasi dengan sang istri, Meira Anastasia untuk proyek Milly dan Mamet.

Ernest merasa tertantang saat ditawari mengerjakan film yang berakar dari kisah fenomenal Rangga dan Cinta. Sebab, ada banyak kisah masa lalu yang kembali dikemas sebagai latar cerita.

"AADC melekat banget di masyarakat Indonesia. Setelah 14 tahun lebih banyak lagi ternyata penontonnya. Bebannya, ini film keempat dan sudah ada beberapa pembelajaran sebelumnya. Keberhasilan atau kegagalan di beberapa film sebelumnya bisa diaplikasikan di film keempat," kata Ernest di kesempatan yang sama.

Ernest melanjutkan karena film ini berupa spin off, pengembangan cerita cukup berat sebab porsi tokoh lain ikut dipertimbangkan.

"Ada beberapa pakem yang enggak bisa dilanggar," terangnya.

Bagi Meira, ini merupakan proyek menulis ketiga bersama sang suami setelah Cek Toko Sebelah dan Susah Sinyal. Karakter cerita Cek Tokoh Sebelah begitu kuat menggambarkan karya Meira dan Ernest dibandingkan dengan naskah Susah Sinyal. Oleh sebab itu, dalam naskah Milly dan Mamet akan dituangkan hasil koreksi dari kedua karyanya.

"(Perbandingan) Bukan suatu kesalahan karena itu adalah pembelajaran, karena kalau kita enggak bikin beda kita akan stagnan terus. Pembenaran itu kita tuangkan di Milly dan Mamet," kata Meira.

Dalam proyek kerjasama Miles Films dan Starvision Plus, Mira Lesmana dan Riri Riza selaku pembuat akar cerita Ada Apa Dengan Cinta berperan sebagai associate producer. Chand Parwez dari Starvision Plus bergerak sebagai produser.

Lokasi syuting masih mengambil daerah sekitar Jabodetabek.

Selain Dennis dan Milly, beberapa pemain dari film Ada Apa Dengan Cinta akan diikutkan tetapi tidak dengan porsi yang dominan.

Milly dan Mamet akan lebih banyak bercerita tentang kehidupan keluarga. Ernest pun berencana menyelipkan beberapa isu terkini yang sedang tren di kehidupan keluarga modern.

Dikisahkan Milly bekerja sebagai koki di pabrik milik ayahnya. Ia merasa terpaksa sebab keluarga kecilnya telah bertumpu pada Milly setelah ia memutuskan untuk resign dari profesi terdahulunya sebagai pegawai bank. Milly memilih keluar dari bank agar lebih fokus membesarkan anak.

Sementara Mamet bertemu dengan kawan lamanya, Alexandra yang memberikan harapan besar peluang menjadi wirausaha membuka restoran yang sudah mereka cita-citakan bersama.

Proses syuting akan dimulai pada Agustus 2018 dan direncanakan siap tayang di bioskop pada Desember 2018.

 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA