Deva Mahenra Jadi Musisi di Film Satu Hari Nanti

Purba Wirastama    •    16 November 2017 06:17 WIB
deva mahenra
Deva Mahenra Jadi Musisi di Film Satu Hari Nanti
Satu Hari Nanti (Foto: dok. evergreenpictures)

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktor Deva Mahenra mendapat jenis peran baru di film Satu Hari Nanti garapan Salman Aristo. Dia berperan sebagai seorang musisi yang mengejar karier di Swiss.

"Pertama kali, akhirnya, saya dipercaya tidak hanya berakting, tapi juga sebagai musisi," kata Deva dalam jumpa pers di Qubicle, Jakarta Selatan, Rabu 15 November 2017.

"Bima adalah musisi yang sempat mulai karier di Indonesia, tapi karena dia merasa punya mimpi yang besar, dia sampai Swiss," lanjut Deva.

Bima, tokoh yang diperankan Deva, adalah pria usia 20an yang telah tiga tahun tinggal di Swiss. Selama ini pula, dia berpacaran dengan Alya (Adinia Wirasti), yang dikirim ke Swiss untuk belajar membuat coklat kendati lebih menyukai hal lain.

Serupa seperti Alya, Bima adalah anak muda yang memiliki konflik internal terkait impian dan realita. Sisi lain, hubungan mereka mengalami masalah.

Satu Hari Nanti menjadi film cerita ke-11 Deva yang dirilis sejak 2013. Pertama kali dia tampil sebagai pemeran Abdee Negara dalam film biografi Slank Nggak Ada Matinya. Terakhir dia muncul sebagai Olip di Jomblo versi 2017.

Tak hanya akting sebagai musisi, peserta 40 besar Indonesian Idol 2007 ini juga ikut menyumbang lagu soundtrack film.

"(Saya) nyanyi juga, (mengisi) soundtrack juga," ucap Deva.

Film ini ditulis dan diarahkan oleh Salman Aristo. Kisahnya mengikuti dinamika dua pasangan usia 20-an, yang tinggal di Swiss dan sedang dalam tahap evaluasi diri atas keputusan hidup mereka.

Selain Deva dan Asti, aktor lain yang terlibat adalah Ringgo Agus Rahman, Ayushita, dan Donny Damara. Film diproduksi oleh Dienan Silmy (Rumah Film) dan Khrisna Wiyana (Evergreen Pictures). Ody Mulya menjadi produser rekanan.

Satu Hari Nanti akan tayang perdana dalam program kompetisi Screen Awards di Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada awal Desember 2017. Film juga akan ditawarkan ke beberapa distributor kawasan Asia.


 
(ELG)