Torro Margens dan Penghayatan Peran Antagonis

Cecylia Rura    •    04 Januari 2019 09:35 WIB
artis meninggalSineas Meninggal
Torro Margens dan Penghayatan Peran Antagonis
Torro Margens (Foto: Mi/Permana)

Jakarta: Aktor senior sekaligus sutradara Torro Margens sempat mengutarakan alasan peran antagonis begitu melekat dengan dirinya. Peran itu sudah menjadi tuntutan tim produksi sejak awal dia terjun ke dunia seni peran.

"Menjadi bertahan itu karena yang ditawarkan oleh sutradara atau produser katakan peran yang sama," tutur aktor bernama lengkap Sutoro Margono itu, dikutip dari wawancara bersama Indy Barends dalam acara Ada Ada Aja Global TV di YouTube yang diunggah 3 November 2016.

Pria asal Pemalang, Jawa Tengah itu menikmati peran antagonis yang melekat padanya. Dia tetap berpikiran positif untuk setiap pandangan orang terhadapnya.

"Saya menikmati karakter-karakter yang saya mainkan, bahwa tafsiran dari masyarakat atau publik itu berbeda-beda kita tanggapi aja dengan baik," ucapnya.

Saking melekatnya pembawaan itu, Torro Margens mengaku sempat belajar olah vokal dengan sosok yang ahli di bidangnya, Pranajaya. "Memang dulu saya belajar vokal dengan Pak Pranajaya. Bina vokalia dia," kata Torro.

Meski dia menikmati peran antagonis yang melekat, sempat terbersit keinginan Torro untuk memerankan peran lain. Pada 2016, Torro sempat mengungkapkan keinginannya memerankan karakter presiden atau tokoh nasional. Sayang impian itu belum tercapai.

Baca juga: Peran Impian Torro Margens yang Belum Tercapai

"Penginnya sih banyak, cuma kan penugasan dari produser sama produksi dan sutradara," tuturnya.

Torro Margens meninggal dunia pada Jumat dini hari, 4 Januari 2019 pukul 00.45 WIB. Kabar ini disiarkan pertama kali oleh Toma Margens, anak mendiang Torro.

Torro Margens meninggal dunia dalam usia 68 tahun.
 


(ASA)