Baru Dibentuk, Asosiasi Komik Indonesia akan Dorong Adaptasi Komik Lokal ke Film

Purba Wirastama    •    24 April 2018 20:29 WIB
komikAsosiasi Komik Indonesia
Baru Dibentuk, Asosiasi Komik Indonesia akan Dorong Adaptasi Komik Lokal ke Film
Faza Meonk (Foto: medcom/purba)

Jakarta: Sejumlah perusahaan komik lokal bergabung membentuk asosiasi baru yang dipimpin Faza Meonk dari Pionicon. Menurut Faza, salah satu misi asosiasi ini adalah untuk mendorong kolaborasi karya dengan berbagai pihak, termasuk industri film.

Selain Pionicon, sembilan perusahaan yang bergabung adalah Bumilangit, Ciayo, Infia, Octopus Garden, Padma Pusaka Nusantara, Kolam Komik, Kosmik, Re:On, dan Skylar. Mereka mendeklarasikan Asosiasi Komik Indonesia (AKSI) bersama Badan Ekonomi Kreatif di Swillhouse SCBD Jakarta, Selasa, 24 April 2018.

Menurut Faza, pembentukan asosiasi membuat posisi mereka sejajar dengan asosiasi lain, misal sutradara atau produser. Ini membantu mereka membuka jalan untuk kolaborasi film-film adaptasi. Proyek yang sudah berjalan sebelum asosiasi antara lain Valentine, Si Juki, serta Gundala.

"Karena sudah ada asosiasi, kami bisa sejajar dengan asosiasi lainnya, misal asosiasi film. Yang pasti, sejak kemarin Si Juki the Movie bisa diterima baik oleh pasar, itu bisa jadi percontohan untuk menawarkan banyak properti intelektual komik yang bisa dijadikan film," kata Faza kepada Medcom.id usai deklarasi.

Faza menyebut Pionicon juga sedang dalam proses menjual karakter komik mereka selain Si Juki ke rumah produksi film. Dia enggan menyebut tokoh mana karena masih dalam tahap penjajakan.

"Responsnya cukup baik, masih penjajakan. Setelah itu (harapannya) akan semakin banyak industri film untuk mengambil properti intelektual komik," lanjutnya.

Selain itu, sejumlah perusahaan lain juga berencana menawarkan karakter komik masing-masing untuk diadaptasi menjadi serial televisi.

"Masih sangat rahasia, belum bisa dibagikan. Masih tahap awal banget," tukas Faza.

Film animasi Si Juki digarap Faza bersama Falcon Pictures dan telah dirilis Desember 2017 lalu. Mereka sedang menyiapkan film sekuelnya. Sementara itu, Bumilangit bersama Screenplay Films dan Joko Anwar sedang mengerjakan film pahlawan super Gundala.

 


(ELG)