Mike Lucock Cemaskan Peluang Komersial Film Prekuel DreadOut

Purba Wirastama    •    30 November 2018 22:03 WIB
film dreadout
Mike Lucock Cemaskan Peluang Komersial Film Prekuel DreadOut
Mike Lucock (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Mike Muliadro alias Mike Lucock turut terlibat sebagai pemeran pendukung untuk film horor adaptasi gim DreadOut. Mike secara terbuka mengakui bahwa DreadOut punya sejumlah hal yang membuatnya was-was terkait penerimaan pasar.

DreadOut diadaptasi dari seri gim video populer berjudul sama dari studio Digital Happiness Bandung. Berbeda dengan gimnya, kisah supranatural versi film merupakan prekuel atau mundur dari latar waktu kisah asli.

Bagi Mike, proyek prekuel adalah pertaruhan besar.

"Ketika ditawari film gim seperti DreadOut ini, gue tertarik," kata Mike, yang mengaku sudah akrab dengan cerita adaptasi gim video seperti Silent Hill, Resident Evil, dan Clock Tower. Sebelum membaca naskah, dia menonton sejumlah ulasan gim DreadOut di YouTube.

"Ketika mendapat naskahnya, lho ini enggak persis kayak yang gue tonton kemarin. Ada beberapa hal yang sama, tapi ada sesuatu lain yang berbeda. Film ini mengambil latar seolah-olah prekuel dan gue pikir, ini pertaruhan besar – sorry to say," ujar Mike.

"Prekuel itu selalu pertaruhan besar," tegas Mike, menyebutkan beberapa contoh proyek prekuel yang tidak sebagus seri pendahulunya seperti Star Wars dan The Hobbit: The Battle of the Five Armies.

Faktor lain yang turut menjadi beban Mike adalah posisi DreadOut sebagai film pertama yang diadaptasi dari video gim. Apalagi, DreadOut termasuk gim baru yang dinikmati generasi muda terkini. Dia mengaku masih belum tahu selera gim remaja terkini.

Selain itu, film DreadOut juga melibatkan aktor dan aktris lintas generasi. Ada Caitlin Halderman, Jefri Nichol, Marsha Aruan, Irsyadillah, Ciccio Manassero, Susan Sameh, Miller Khan, Hannah Al Rashid, dan Salvita Decorte.

"Sebenarnya beban kami di sini bukan akting – bukan kami sok jago akting, tetapi hasilnya (di pasar) gimana nih," ungkap Mike.

"Di Indonesia, ini fase orang sudah jenuh. Kalau ada film Hollywood dan Indonesia, pasti lo pilih Hollywood. Tiba-tiba muncul film seperti ini, orang akan 'Hmm nonton enggak ya?' Itu yang kami khawatir. Mudah-mudahan dampaknya baik."

Kendati begitu, Mike percaya dengan visi dan hasil dari "tangan dingin" Kimo Stamboel, penulis, sutradara, dan salah satu produser film ini. Jika ada proyek film yang digarap Kimo, Mike mengaku langsung tertarik.

"Kimo salah satu orang di (industri) hiburan yang mau beradaptasi dengan zaman. Nanti kita akan lihat hasilnya," tukas Mike.

Trailer kedua dan poster resmi DreadOut telah dikenalkan perdana dalam konferensi pers di CGV Grand Indonesia pada Jumat, 30 November 2018. Film ini diproduksi oleh Goodhouse.id bersama SkyMedia (Screenplay), Lyto Game, CJ Entertainment, dan Nimpuna Sinema.

DreadOut akan dirilis di bioskop domestik pada Kamis, 3 Januari 2019.


 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA