Alasan Film Guru Ngaji dan Badut Maksimal Berganti Judul

Purba Wirastama    •    28 Februari 2018 10:29 WIB
film indonesia
Alasan Film Guru Ngaji dan Badut Maksimal Berganti Judul
Cuplikan trailer Guru Ngaji (youtube-channes ridhall)

Jakarta: Guru Ngaji dan Badut Maksimal sempat menjadi judul untuk film drama terbaru yang digarap Erwin Arnada dan dibintangi Donny Damara. Namun dalam perjalanan, judul film diubah menjadi hanya Guru Ngaji.

"Dari awal kami sudah (bingung antara) Guru Ngaji saja, atau Guru Ngaji dan Badut Maksimal, atau Guru Ngaji dan Badut," ungkap produser Rosa Patti Djalal saat berbincang dengan Medcom.id di kantor Media Indonesia di Kedoya, Jakarta, Selasa, 27 Februari 2018.

"Sampai kami tanyakan ke beberapa teman, kami butuh masukan, dan tentu kami fokuskan ke calon pasar kami," lanjutnya.

Setelah diskusi dengan beberapa kawan, termasuk Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Rosa mengaku semakin yakin judul yang tepat adalah cukup 'Guru Ngaji' saja. Alasannya adalah persoalan pemaknaan frasa yang berbeda.

"Kalau judulnya Guru Ngaji dan Badut, kesannya ada dua orang, yaitu guru ngaji dan badut. Sementara tokoh guru ngaji ini juga badut. Nah, kami enggak mau tersesat ke sana," tutur Rosa.

"Toh orang bisa melihat dari gambar posternya nanti. Karena kalau ditulis Guru Ngaji dan Badut, kesannya guru ngaji lawan satu badut. Memang lebih catchy (mudah didengar) Guru Ngaji," imbuhnya.

Guru Ngaji bercerita tentang dilema Mukri (Donny Damara) yang ikhlas mengajar ngaji tanpa balasan materi. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Mukri terpaksa mengambil pekerjaan sampingan sebagai badut, tanpa sepengetahuan keluarga dan segenap warga Desa Tempuran.

Suatu saat, Mukri menerima permintaan kepala desa (Tarzan) untuk memimpin doa acara ulang tahun anaknya. Namun, dia juga mendapat tawaran beraksi sebagai badut di acara sama.

Naskah ditulis Erwin bersama Alim Sudio. Produksi dipimpin Rosa Rai Djalal yang juga menjadi produser eksekutif di bawah bendera Channex Ridhall. Pemain lain yang terlibat Dodit Mulyanto, Andania Zuri, Dewi Irawan, Verdi Solaiman, dan Akinza Chevakier.

Guru Ngaji mulai tayang di bioskop pada Kamis, 22 Maret 2018.




(DEV)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA