Dakota Johnson Jelaskan Alasan Jalani Terapi Setelah Syuting Suspiria

Purba Wirastama    •    07 November 2018 08:00 WIB
Dakota Johnson
Dakota Johnson Jelaskan Alasan Jalani Terapi Setelah Syuting Suspiria
Dakota Johnson (Foto: wenn)

Venesia: Aktris Amerika Dakota Johnson pernah mengungkap bahwa bermain di film horor Suspiria membuat dirinya kacau sampai harus pergi menemui psikolog terapi usai syuting. Dalam sebuah konferensi pers untuk mempromosikan film, Dakota menjelaskan lebih lanjut maksud ungkapan itu, yang tampaknya rentan disalahpahami orang.

Dakota, seperti dilaporkan Entertainment Weekly, menyebut dia tidak trauma setelah bermain dalam film seperti ini. Dia belum pernah bermain dalam film dengan materi kelam sehingga secara emosional, dia belum siap. Dia juga mengaku dirinya termasuk orang yang mudah menyerap perasaan orang lain.

"Pertama, aku tidak mendapat psikoanalisa dan aku berharap tidak akan pernah. Kadang ketika aku bekerja dalam sebuah proyek – aku tak malu mengakui ini, aku orang yang sangat rentan dan menyerap perasaan begitu banyak orang," kata Dakota di Festival Film Venesia.

"Ketika kita bekerja dengan materi yang gelap, hal-hal itu bisa tetap melekat. Ngobrol dengan seseorang yang sangat baik setelahnya tentang masalah itu adalah cara yang bagus untuk bisa lanjut ke proyek berikutnya. Terapisku adalah perempuan yang sangat baik," lanjutya.

Bagi Dakota, pengalaman di film Suspiria justru sangat menyenangkan.

"Film ini tidak membuatku ke ruang perawatan. Aku hanya punya begitu banyak perasaan," ujar Dakota.

Suspiria adalah film horor remake garapan sutradara Luca Guadagnino dan penulis David Kajganich, atas film berjudul sama rilisan 1977 garapan sutradara Dario Argento. Dakota bermain sebagai tokoh utama dan beradu akting dengan Tilda Swinton, Mia Goth, dan Lutz Ebersdorf.

Suspiria akan dirilis di bioskop sejumlah negara pada 2 November. Belum ada jadwal resmi untuk bioskop Indonesia.


 
(ELG)