Tantangan Nicholas Saputra Perankan Koki di Film Aruna dan Lidahnya

Cecylia Rura    •    31 Mei 2018 23:34 WIB
nicholas saputraFilm Aruna dan Lidahnya
Tantangan Nicholas Saputra Perankan Koki di Film Aruna dan Lidahnya
Nicholas Saputra (Foto: Medcom/Cecylia)

Jakarta: Aktor Nicholas Saputra didapuk memerankan tokoh Bono, koki profesional dalam film Aruna dan Lidahnya. Nicholas memiliki tantangan tersendiri, yakni soal dialog.

"Di film ini banyak sekali dialog sambil makan. Banyak sekali dialog yang sehari-hari. Buat saya itu tantangannya karena untuk mengeksekusi itu tidak mudah," paparnya kepada awak media di kawasan Kemang, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018.

Di samping dialog, perannya sebagai koki juga bersinggungan dengan hobi memasak. Meski suka memasak dalam kehidupan sehari-hari, pria yang gemar berkelana dan mengunjungi alam ini menganggap dirinya bukan seorang profesional.

"Kebetulan saya suka masak, buat diri saya sendiri dan teman-teman walaupun enggak profesional. Beda sama karakter Bono di film ini. Tapi, pulang enggak saya sudah punya ide bagaimana cara memasak, jadi sebenarnya tidak terlalu sulit lagi untuk, benar-benar sesuatu yang, cara memotong, cara memasak nasi, itu yang penting. Yang harus dipelajari sedikit di film ini," kata Nicho.

Dalam film ini, aktor berusia 34 tahun itu kembali dipasangkan dengan Dian Sastrowardoyo. Bukan sebagai pasangan, melainkan sahabat.

Nicholas Saputra berperan sebagai Bono, koki profesional yang terobsesi dengan makanan. Ia menemani perjalanan Aruna yang berpindah-pindah tempat saat mendapat tugas menganalisis wabah flu unggas yang sedang merebak di Indonesia. Aruna juga pecinta makanan yang memiliki hubungan kuat dengan sepiring masakan yang memiliki sejarah berbeda di tiap masakan.

Perjalanan mereka diwarnai karakter petualang dari kritikus kuliner, Nad yang diperankan aktris Hannah Al Rashid. Sementara itu, Oka Antara sebagai Farish, ikut mewarnai perjalanan ketiga sahabat itu. Ia digambarkan sebagai sosok yang kurang antusias dengan dunia perkulineran, tetapi diam-diam memantau rekan kerja lamanya, Aruna.

Selain bercerita tentang kuliner, film ini mengangkat kisah persahabatan di usia 30-an dan segala konflik di dalamnya. Tentang hubungan persahabatan itu terjalin di atas meja makan melalui obrolan.

Kisah Aruna dan Lidahnya disadur dari novel berjudul sama karya Laksmi Pamuntjak yang dirilis November 2014.

Film Aruna dan Lidahnya merupakan film kedua Palari Films, setelah Posesif, yang kembali diarahkan sutradara Edwin. Film ini dijadwalkan tayang pada akhir September 2018.


(ELG)