Film Impian 1000 Pulau Tebar Semangat Gotong Royong

Anggi Tondi Martaon    •    03 Oktober 2018 11:39 WIB
berita kemenko pmk
Film Impian 1000 Pulau Tebar Semangat Gotong Royong
Jumpa pers film Impian 1000 Pulau (Foto:Dok.Kemenko PMK)

Jakarta: Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menebarkan semangat gotong royong. Salah satunya, melalui film Impian 1.000 Pulau.

Ketua Gerakan 1000 Ivonny Zakaria mengatakan, semangat pembuatan film sudah terasa dari sinergi berbagai pihak, yaitu pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan akademisi. 

"Film Impian 1000 Pulau bertumpu pada salah satu nilai revolusi mental yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yaitu nilai gotong royong” kata Ivonny, dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Oktober 2018.

Tak hanya sekadar hiburan, Executive producer film Impian 1.000 Pulau itu berharap, nilai gotong royong dapat tersalurkan dengan baik kepada penonton. Sebab, gotong royong sangat dibutuhkan dalam kehidupan. 

"Tidak saja dalam proses pembuatan film, tetapi juga berdampak positif pada kelompok masyarakat ekonomi berbasis eco-tourism yang ada di Kepulauan Seribu,” ucapnya.

Film Impian 1000 Pulau tidak hanya menyosialisasikan semangat gotong royong. Penonton juga diajak langsung mengimplementasikan nilai gotong royong dengan memperbaiki kerusakan mangrove di Indonesia melalui #1ticket1mangrove.

“Dengan membeli satu tiket, maka anak muda Indonesia telah berkontribusi terhadap upaya restorasi kerusakan mangrove” jelas Ivon.

Film Impian 1000 Pulau merupakan hasil karya generasi muda. Dengan kemasan promosi yang cukup kreatif, ditargetkan film ini meraih 5 juta penonton. 

Hasil karya sineas muda itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi. "Hasil gotong-royong generasi muda ini baik yang tinggal di Kepulauan Seribu maupun yang berasal dari Kota Jakarta, membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi merupakan hal yang tanpa batas dapat menghasilkan karya seni yang sangat bagus dan bermakna,” kata Junaedi. 

Junaedi berharap, dengan dirilisnya Film Impian 1000 Pulau dapat mengangkat potensi keindahan alam Kepulauan Seribu. Dengan demikian, banyak wisatawan yang akan berkunjung yang selanjutnya dapat berkontribusi positif terhadap ekonomi di Kepulauan Seribu. 

“Mudah-mudahan melalui Film Impian 1000 Pulau, banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Kepulauan 1000 sehingga masyarakat dapat semakin dikenal, semakin sejahtera, dan mandiri di bidang ekonomi,” paparnya.

Siti Soleha Sari Produser Film Impian 1000 Pulau dari Kepulauan Seribu membagikan kisah proses pembuatan film. Menurut Sari, banyak tantangan yang harus dihadapi dalam proses pembuatan Film Impian Seribu Pulau.

“Salah satunya meyakinkan teman-teman saya untuk mau bekerja keras tanpa pamrih dan memegang teguh nilai integritas dalam pembuatan film ini,” ucap Sari. 

Kerja keras Sari pun terbayarkan. Film Impian 1.000 Pulau akan tayang di bioskop. “Setelah melalui proses 2,5 tahun, saya bangga dan sempat enggak menyangka film yang kita buat dapat tayang,” katanya.

Sari yang baru berusia 17 tahun ini berpesan agar generasi muda tidak mudah menyerah. Berbagai kesulitan yang ada harus dihadapi.

“Saya belajar dari pengalaman. Banyak teman yang mengatakan membuat film itu sulit. Tapi kalau kita menjalaninya dengan penuh semangat, ikhlas, dan bekerja keras, maka hasil positif dapat kita raih,” katanya.


(ROS)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

5 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA