Arkipel 2016 Tayangkan 87 Film Dokumenter dari 25 Negara

Elang Riki Yanuar    •    20 Agustus 2016 12:29 WIB
festival film
Arkipel 2016 Tayangkan 87 Film Dokumenter dari 25 Negara
Arkipel 2016 (Foto: dok. arkipel)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhelatan Arkipel kembali digelar tahun ini. Total ada 87 film dokumenter dan eksperimental dari 25 negara yang akan ditayangkan, serta 2 pameran di acara yang digagas Forum Lenteng ini.  

Terkumpul lebih dari 1500 karya dari beragam penjuru dunia, yang kemudian diseleksi Forum Lenteng untuk masuk seksi International Competition.

Yuki Aditya selaku direktur festival, mengharapkan ARKIPEL bisa menjadi titik temu antara khalayak dan film-film yang tak biasa ditemukan.

"Niat kita membuat festival selain untuk mencari 'suara-suara' baru berbakat dalam membuat film dan bereksperimentasi dengan mediumnya, juga sebagai ruang diskusi yang lebih luas. Luas dalam artian menyebarluaskan pengetahuan tentang film dokumenter dan eksperimental ke khalayak, dan juga eksposur terhadap filem-filem yang selama ini belum banyak diketahui banyak orang," kata Yuki dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com.

Arkipel mengangkat tema "social/kapital", sebuah refleksi sosial-politik, budaya dan ekonomi tentang bagaimana bingkai wacana perubahan dilihat sekarang.

"Wacana sosial/kapital (yang dengan sengaja dengan huruf kecil) yang kami tawarkan adalah bagaimana kita mengkritisi kembali bangunan arus pemikiran "besar" yang telah menjadi mitos, di mana ia telah menjauh dari "kenyataan" arus bawah yang saat ini menggeliat. Untuk itulah tema ini kami anggap penting dihadirkan, sebagai sebuah tawaran bagaimana sinema membaca perubahan paradigma itu dilihat dalam film dan berbagai program yang ada di festival ini," paparnya.

Acara ini berlangsung pada 18-26 Agustus 2016 di enam di Jakarta yaitu, GoetheHaus, kineforum, Gudang Sarinah Ekosistem, Erasmus Huis, @America dan XXI Taman Ismail Marzuki.

Malam Penghargaan akan menutup rangkaian festival pada 26 Agustus 2016 pukul 19.00 di GoetheHaus, dengan penampilan dari grup musik Jirapah. Acara Arkipel ini gratis dan terbuka untuk umum.

"Gagasan festival ini adalah menyuarakan bagaimana persoalan-persoalan kebudayaan dapat dibaca dalam kurun waktu tertentu. Idealnya, festival film dapat menjadi event yang menghadirkan capaian puncak sutradara-sutradara dari berbagai kalangan, baik secara estetika dan kontennya," jelas Hafiz Rancajale selaku direktur artistik festival.



 


(ELG)