Atiqah Hasiholan Belajar Pahami Penderita Disleksia

Indriyani Astuti    •    11 Oktober 2016 08:37 WIB
atiqah hasiholan
Atiqah Hasiholan Belajar Pahami Penderita Disleksia
(Foto: Metrotvnews.com/ Dwi Ayu Rochani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktris Atiqah Hasiholan, 34, turut membintangi film Wonderful Life. Dalam film drama keluarga itu, ia berperan sebagai Amalia, ibu seorang anak berusia 10 tahun bernama Aqil yang menyandang disleksia, sebuah kelainan berupa kesulitan untuk dapat membaca dan menulis.
 
Meski sebelumnya ia sudah pernah berperan sebagai ibu, menurut Atiqah, peran kali ini lebih menantang.

"Peran di film ini menjadi tantangan terbesar saya. Saya pernah berperan jadi ibu, tapi part-nya enggak sebanyak ini dan seintens ini," ujarnya di acara press screening film tersebut di Jakarta, kemarin.

Ia mengungkapkan tokoh yang diperankannya memiliki hubungan yang sangat kuat dengan sang anak.

Ia pun harus mendalami karakternya lebih dalam lagi agar bisa menjiwai perannya.

"Jadi, ini suatu hal baru dalam perjalanan karier saya," imbuhnya.

Ia menambahkan, selain berguna sebagai pembelajaran dalam karier aktingnya, peran tersebut sangat berkesan karena memberinya sudut pandang baru dalam menjalani kehidupan.

"Walaupun film ini mengangkat tema disleksia, film ini juga berbicara hal yang universal, yaitu hubungan antarsesama manusia, hubungan Mbak Amalia dengan anaknya, Aqil, yang menjadi buruk karena tuntutan keluarga dan rekan kerja di kantor, sementara dia sangat ingin anaknya 'sembuh' hingga menempuh berbagai cara. Di situ saya sangat mendalami bagaimana rasanya menjadi Amalia yang sebenarnya," tutur Atiqah.

Film yang diangkat dari buku berjudul sama itu bercerita tentang pengalaman nyata Amalia Prabowo dan anaknya, Aqil.

Bersama ibunya, Aqil menjalani terapi disleksia dengan penuh keseruan dan kebahagiaan.

Di sisi lain, bersama Aqil, sang ibu belajar dan mengenal cara pandang baru dalam menjalani kehidupan.

Segala cara ditempuh Amalia untuk 'menyembuhkan' anaknya dari kelainan disleksia.

Sampai kemudian dirinya sadar bahwa setiap anak terlahir sempurna, begitu juga Aqil yang menyandang disleksia, tetapi memiliki kemampuan menonjol di bidang seni lukis.

Memahami disleksia

Sebelumnya, Atiqah mengungkapkan ilmu dan pengalaman menjadi modalnya untuk menyelami karakter tokoh Amalia.

"Dulu saya ambil sekolah psikologi. Jadi, gampang memahami apa yang diceritakan Mbak Amalia," kata Atiqah.

Kebetulan, ia juga mempunyai anggota keluarga yang memiliki kondisi serupa dengan Aqil.

"Saya juga mendapatkan referensi dari saudara yang juga membutuhkan perhatian khusus semacam disleksia. Jadi, saya mengaplikasikan pengalaman pribadi dan juga mempelajari disleksia."

Wonderful Life disebut Atiqah akan mengingatkan penonton bahwa kehidupan berat itu juga penuh kebahagiaan bila dilihat dari kacamata yang tepat.

"Esensinya bagaimana kita memahami apa itu kebahagiaan dan bagaimana meraihnya," ujar dia.

Dia berharap film yang disutradarai Agus Makkie dan diproduseri suaminya, Rio Dewanto, itu dapat memberi pelajaran bagi anak-anak untuk memperlakukan baik teman yang dianggap berbeda, termasuk teman yang menyandang disleksia.


(DEV)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA