Sutradara The Cove Garap Dokumenter Terbaru tentang Diet Vegan

Purba Wirastama    •    27 Mei 2017 16:15 WIB
film dokumenter
Sutradara The Cove Garap Dokumenter Terbaru tentang Diet Vegan
Louis Psihoyos (Foto: thedocumentaryblog)

Metrotvnews.com, Jakarta: Louis Psihoyos, sutradara film dokumenter The Cove, membuat dokumenter terbaru berjudul The Game Changer. Film ini membahas keuntungan gaya hidup veganisme dan mitos terkait makan daging.

Seperti diberitakan Indiewire, ide awal film ini datang dari seniman beladiri James 'Lightning' Wilks. Wilks menawarkannya kepada Psihoyos, yang kemudian menggandeng James Cameron (Titanic, Terminator, Avatar) untuk terlibat. Cameron tertarik dan menjadi produser eksekutif.

"Cameron pergi ke bagian terdalam lautan tahun lalu atau tahun sebelumnya. Kami sama-sama pecinta lautan. Kami bertemu dan mengajak dia (Cameron) bergabung. Dia sangat bersemangat," kata Psihoyos, dikutip dari Indiewire.

The Cove (2009), film dokumenter Psihoyos sebelumnya, mengangkat isu praktik pemburuan lumba-lumba di Jepang dari perspektif pelaku konservasi lautan. Selain menyerukan penghentian praktik tersebut, film juga memaparkan dampak racun merkuri yang terdapat dalam daging lumba-lumba. Film ini meraih penghargaan dokumenter terbaik dalam Piala Oscar 2010.

Psihoyos sendiri adalah seorang vegan. Dia sempat menjadi pescatarian (tidak makan daging selain ikan) sejak 1986, tetapi kemudian tidak makan ikan sama sekali setelah mengalami keracunan zat merkuri. Menurutnya, diet makanan berbasis tanaman adalah cara terbaik yang dapat dilakukan orang-orang untuk mengurangi dampak negatif terhadap iklim.

Isu serupa diangkat di dalam film The Game Changer. Fokus kali ini adalah mitos bahwa orang dengan pola makan vegan tidak akan dapat membentuk otot. Sejumlah atlet vegan terlibat sebagai subjek wawancara.

"Kami mencoba mematahkan mitos bahwa kalian butuh protein dari binatang untuk jadi manusia sejati. Aku mungkin lebih bersemangat di isu ini dibandingkan setiap hal yang telah kulakukan, karena merasa film ini akan mengubah hal dalam cara yang dapat dipahami," ujar Psihoyos.


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA