Chicco Jerikho Selalu Riset di Setiap Peran

Media Indonesia    •    28 Oktober 2016 11:22 WIB
chicco jerikho
Chicco Jerikho Selalu Riset di Setiap Peran
Chicco Jerikho (Foto: Metrotvnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sukses bermain banyak film dan meraih berbagai penghargaan ternyata tidak begitu saja dapat dicapai aktor Chicco Jerikho Jarumillind.

Lelaki berusia 32 tahun itu mengaku harus selalu melakukan riset dan proses belajar yang tidak sebentar tiap kali akan berperan di sebuah film.

Tidak jarang, ia harus menjalani beberapa profesi secara nyata untuk memaksimalkan perannya dalan film.

"Pasti saya riset dulu. Prinsipnya, ketika memulai proses syuting itu sudah tidak boleh berpikir lagi harus bagaimana. Semua sudah harus dipikirkan dan dipelajari sebelum syuting," ungkapnya.

Chicco mengatakan, riset yang paling ia sukai ialah ketika harus terjun langsung dan berkomunikasi dengan banyak orang.

Ia menambahkan, akan sangat senang berbincang dan mendengarkan berbagai pengalaman terkait dengan profesi yang dijalani serta mempelajari cara seseorang dengan profesi yang akan diperankan berinteraksi dan berhubungan dengan lingkungannya.

"Salah satunya saya pernah menjalani magang sebagai jurnalis ketika ingin memerankan profesi tersebut. Sangat menantang tapi menyenangkan," ungkap Chicco.

Dikatakannya, setiap peran membutuhkan perhatian dan memiliki tantangan yang berbeda. Meski cukup berat, menurutnya, riset peran merupakan tanggung jawab yang harus selalu ia lakukan demi memenuhi harapan orang-orang yang telah memercayakan peran kepadanya.

"Paling tidak satu peran minimal saya harus pelajari selama tiga bulan. Itu untuk yang paling ringan," ungkap Chicco.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan menurut penggemar olahraga lari tersebut ialah ketika ia akan memerankan tokoh seorang pelatih sepak bola dalam film Cahaya dari Timur: Beta Maluku.

"Saya sekitar satu tahun melakukan riset dan mempelajari peran tersebut. Sekitar delapan bulan saya tinggal di rumah penduduk di Ambon untuk belajar bahasa dan bersosialisasi. Saya juga berlatih bermain bola dan melatih," ungkap Chicco.

Cerita soal riset lain yang ia lakukan untuk memerankan karakter dalam film ialah menjadi barista untuk memaksimalkan perannya dalam film Filosofi Kopi.

Hingga saat ini, riset itu berbuah manis. Bersama Rio Dewanto yang merupakan lawan mainnya, mereka kemudian menjalankan bisnis kedai kopi.

"Saya saat ini masih terus jalani. Sekarang juga saya tengah mulai sibuk persiapan main di lanjutan Filosofi Kopi. Total saya siapkan termasuk penampilan dan model rambut sudah mulai disesuaikan," kata Chicco.

Ia mengatakan berbagai bentuk kesuksesan dalam seni peran yang dijalaninya dapat terwujud berkat rasa penasaran akan hal-hal baru.

Meski awalnya banyak yang meragukan, kegigihannya untuk beralih dari pemain sinetron ke film membuat namanya kini semakin dipertimbangkan. Ia pun langganan menjadi nomine di berbagai penghargaan film.




(ELG)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA