Produser Film Naura dan Genk Juara Temui Ketua Umum MUI

Cecylia Rura    •    30 November 2017 14:36 WIB
film indonesianaura
Produser Film Naura dan Genk Juara Temui Ketua Umum MUI
Pertemuan Produser Film Naura dan Ketua MUI (Foto: dok. pribadi)

Jakarta: Produser film Naura dan Genk Juara, Amalia Prabowo menemui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma’ruf Amin, di Bogor, pada Rabu, 27 November 2017. Tujuan kedatangannya adalah menjelaskan latar belakang dibuatnya film ini dan tidak adanya sedikitpun tujuan untuk mendiskreditkan pihak tertentu.

Menurut Amalia, film yang dibintangi oleh aktris cilik Adyla Rafa Naura Ayu ini benar-benar bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dan pesan-pesan positif kepada anak-anak Indonesia.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di tengah sedikitnya film musikal yang ditujukan untuk mereka. Tujuan kami sowan ke Kiai Maruf Amin adalah mengkomunikasikan hal tersebut dan meluruskan pandangan yang berkembang di masyarakat," ujar Amalia melalui keterangan resmi yang diterima Metrotvnews.com.

Sementara Ketua Umum MUI, KH Maruf Amin mengungkapkan pihaknya mendukung film Naura dan Genk Juara bila memang tujuannya memberikan pembelajaran positif bagi anak-anak Indonesia. MUI, menurut Maruf, juga menghargai mekanisme yang dilakukan Lembaga Sensor Film (LSF) sebelum film ini dirilis, termasuk adanya unsur MUI di dalam proses screening tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tabayyun, menonton terlebih dahulu baru berpendapat. Jangan hanya melihat dari sosial media. Untuk para pekerja seni, saya himbau jangan patah semangat," ungkap Maruf.

Amalia menambahkan, setelah menggelar nonton bareng bersama tokoh-tokoh NU dan puluhan anak yatim di Surabaya pada Sabtu 25 November 2017, dan puluhan tokoh serta pengurus Muhammadiyah di Jakarta pada Kamis, 23 November lalu, pihaknya perlu menyampaikan tanggapan positif para tokoh dan anak yatim tersebut kepada Ketua Umum MUI. Acara nonton bareng juga sudah digelar di berbagai kota, seperti Balikpapan, Makasar, Lampung, Bandung, Jakarta, dan sejumlah kota lain dengan respons positif dari orangtua dan anak-anak yang menonton.

"Tanggapan positif tersebut menguatkan kami. Dan semangat positif ini yang juga ingin kami sampaikan kepada Kiai Ma’ruf sebagai tokoh Islam yang sangat kita hormati. Kami juga meminta pendapat dan wejangan dari beliau agar terus bersemangat berkarya untuk anak-anak Indonesia,” ujar sineas yang juga memproduseri film Wonderdul Life ini.

Film yang disutradarai Eugene Panji ini melibatkan 140 pemeran anak dan pengambilan gambar dilakukan selama bulan puasa. Menurut Amalia, para pemeran cilik tetap berpuasa penuh ditengah jadwal syuting yang padat. Film yang dirilis tanggal 16 November lalu ini juga dibuat untuk mengobati kerinduan akan film musikal anak, setelah Petualangan Sherina yang dirilis 17 tahun lalu.

Produser film Naura dan Genk Juara, Amalia Prabowo, Advokat Muslim Nasional, Syaiful Ma’Arif, Ketua Umum MUI, K.H. Ma’ruf Amin, Zainut Tauhid, Wakil Ketua MUI, dan Masduki Baidlowi, Wakil Ketua MUI, dalam diskusi hangat mengenai film ”Naura dan Genk Juara” di Bogor, 29 November 2017

Film Naura dan Genk Juara sempat memunculkan polemik karena beberapa adegannya dianggap mendiskreditkan kelompok tertentu. Namun, sejumlah pihak seperti pemerhati anak Kak Seto dan Lembaga Sensor Film (LSF) tak merasa film ini bermaksud melecehkan kelompok tertentu.


(ELG)