Pengumuman 10 Besar Eagle Awards Documentary Competition 2017

Elang Riki Yanuar    •    07 Juli 2017 20:06 WIB
eagle awards documentary competition
Pengumuman 10 Besar Eagle Awards Documentary Competition 2017
Proses penjurian Eagle Awards (Foto: dok. eagleawards)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penjurian tahap satu proposal Eagle Awards Documentary Competition 2017 telah dilaksanakan pada 5 – 6 Juli 2017. Proses penjurian tahap satu dilakukan dengan metode wawancara dengan conference call untuk mencari dan memilih 10 proposal terbaik.

Kriteria penilaian pada penjurian tahap satu ini adalah kesesuaian tema, kedalaman riset, kedekatan, keunikan ide cerita dan potensi visual. Tahun ini EADC mengambil tema Indonesia Cerdas.  

Dewan juri kali ini terdiri dari Adrian Jonathan (Kritikus Film), Ariani Djalal (Sutradara/Produser), Aryo Danusiri (Sutradara), Tjandra Wibowo (Produser) dan
Wisnu Suryapratama (Sutradara).

"Dengan mengacu pada proses penilaian yang telah dilakukan secara seksama oleh para juri, maka pada pelaksanaan penjurian tahap satu ini, maka dewan juri memutuskan 10 (Sepuluh) proposal yang berhak lolos untuk mengikuti proses penjurian tahap selanjutnya yaitu Pitching Forum," bunyi siara pers yang diterima Metrotvnews.com.  

10 proposal yang lolos penjurian tahap wawancara sebagai berikut:

1. Aujat : Melawan Realitas – Protus Hyasintus Asalang & Handrianus Koli Basa Belolon Asal Papua
2. Di Atas Genteng – ika Yuliana & Sangga Arta Witama Asal DKI Jakarta
3. Diaz "Membaca Orang Laut – Muhammad Hasbi & Muhammad Hasanul Asy’ary Asal Riau
4. Gubuk Baca Gang Tato – Cut Febrina Hapsari & Risky Karina Putri Asal Malang Jatim
5. Kabut Asa Baling Karang – Ikhsan & Nurhayatul Ulfah Asal Aceh
6. Lentera Di Pundak Ngatapapu – Lucky Arie & Nur Muthiawati Asal Sigi Sulawesi Tengah
7. Melukis Mimpi Anak TKI di Serawak Malaysia – Ineu Rahmawati & Akhmad Syaifuddin Asal Jawa Barat
8. Mendengar Senyuman – Carya Maharja & Radisti Ayu Praptiwi Asal DKI Jakarta
9. Perawat Huruf-Huruf Di Kampung Nelayan – Tantry Ika Adriati & Yulien Lovenny Ester Gultom Asal Sumatera Utara
10. Sekolah Kolong Tanpa Seragam – Syamsuddin & Samsuddin Asal Mamuju Sulbar

Selamat kepada para peserta yang lolos di tahap 10 besar, bagi yang belum berkesempatan lolos tetap semangat, tetap berkarya dan kami tunggu partisipasinya di Eagle Awards Documentary Competition tahun berikutnya.

 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

6 days Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA