Alasan Babe Cabita Muncul di Sejumlah Film dengan Jeda Singkat

Purba Wirastama    •    30 Agustus 2017 17:38 WIB
babe cabita
Alasan Babe Cabita Muncul di Sejumlah Film dengan Jeda Singkat
Babe Cabita (Foto: metrotvnews/purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Hampir setiap pekan selama bulan Agustus 2017, sosok Babe Cabita muncul di satu film yang baru dirilis di bioskop, seperti Berangkat!, Rafathar, The Underdogs, dan Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 2. Ditambah tiga film lain yang beredar tahun ini, frekuensi keterlibatan Babe sebagai aktor memang cukup tinggi pada 2017.

"Sebenarnya syuting sudah lama. Jaraknya jauh-jauh, cuma enggak tahu kapan tayang. Kayak film Warkop DKI (Reborn Jangkrik Boss) – aku main tapi bukan pemain utama – syuting tahun lalu. Rafathar tahun lalu. Kebetulan (beberapa film) yang syuting tahun kemarin, juga tayang tahun ini. Semua jadi numpuk," kata Babe usai pemutaran khusus film The Underdogs di Plaza Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Kalau (tayang) berdekatan aku juga bingung (soal agenda promosi film). Awalnya The Underdogs tayang bareng Rafathar, lalu dimundurkan," imbuhnya.

Total ada tujuh film bioskop tahun edar 2017 yang melibatkan Babe sebagai aktor, baik utama atau pendukung. Selain empat yang disebut di atas, ada Moammar Emka's Jakarta Undercover pada bulan Februari, Trinity The Nekad Traveler pada Maret, dan Total Chaos pada September.

Kendati punya karakter dan emosi berbeda di setiap film, Babe lebih sering memerankan tokoh komikal, citra yang memang melekat pada dia sebagai komika atau komedian tunggal. Lelaki kelahiran Medan 1989 ini juga menyebut bahwa permintaan langganan dia dari sutradara adalah soal logat dialog.

"Pada intinya karakter aku beda-beda, tapi memang entah kenapa sutradara selalu mengarahkan (aku berdialog dalam) logat Batak," tukas Babe.

Film Babe yang baru saja dirilis adalah The Underdogs produksi Starvision Plus. Kisahnya tentang empat sekawan SMA (Jeff Smith, Brandon Salim, Babe Cabita, Sheryl Sheinafia) yang tersisihkan dan tidak dianggap. Terinspirasi dari sukses grup SOL (Ernest Prakasa, Young Lex, Han Yoo Ra), trio bintang Youtube yang dulu juga tersisih dan sering jadi korban perundungan, mereka bertekad mengubah nasib dengan cara menjadi terkenal melalui Youtube.

Film ini merupakan karya debut Adink Liwutang sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya dia lebih sering terlibat di divisi produksi di beberapa film seperti Comic 8 (2016) dan Cek Toko Sebelah (2016). Naskah ditulis oleh Alitt Susanto dan Bene Dion Rajagukguk. Chand Parwez Servia dan Fiaz Servia menjadi produser.


 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

1 day Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA