PR Iqbaal Ramadhan dari Proyek Film Bumi Manusia

Purba Wirastama    •    25 Mei 2018 17:19 WIB
film indonesiafilm bumi manusiaiqbaal ramadhan
PR Iqbaal Ramadhan dari Proyek Film Bumi Manusia
Iqbaal Ramadhan (tengah) (Foto: Medcom/Purba)

Yogyakarta: Iqbaal Ramadhan akan memerankan pelajar muda Jawa bernama Minke di film adaptasi Bumi Manusia garapan sutradara Hanung Bramantyo. Menjadi tokoh terpelajar dalam kisah berlatar Jawa awal 1900-an, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan Iqbaal, termasuk belajar dua bahasa baru.

"Harus bisa bahasa Belanda, bahasa Jawa, dan gue ini orang Sunda. Mungkin itu akan menjadi sedikit tantangan, tetapi harusnya bisa sih," kata Iqbaal dalam jumpa pers di Studio Alam Gamplong Yogyakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

Sebagai pemeran Minke, dia juga harus membangun kedekatan emosional dengan pemeran Annelies, Mawar Eva de Jongh. Mereka baru bertemu pertama kali beberapa jam sebelum jumpa pers pada hari itu.

"Ketemu Mawar juga baru hari ini di bandara, tadi pagi – karena gue juga baru nyampe sini (Indonesia) dua hari lalu, dan mulai besok sampai seterusnya, sudah ada agenda workshop. Jadi kami akan lebih sering ketemu sehingga harusnya bisa ngobrol. Ke depan, gue akan lebih banyak ngobrol sama Mawar supaya ketemu chemistry-nya," beber pemuda 18 tahun ini.

Demi mendapat perawakan dan penampilan sebagai Minke usia 20 dan seperti deskripsi naskah, Iqbaal juga harus punya kumis asli dan menaikkan berat badan dari 60 kilogram ke 70 dalam waktu 1,5 bulan.

"Entah pakai make up atau apa, ini kan latarnya 1908. Kumis pada saat itu sedang hits banget," ungkap Iqbaal.

Minke dikisahkan sebagai pemuda terpelajar asal Jawa yang mendapat pengaruh kuat dari Eropa, terutama Belanda. Untuk menghidupkan karakter ini, Iqbaal juga harus melatih gerak tubuh dan kebiasaan tertentu.

"Mungkin lebih ke cara berjalan, cara menatap. Menurut saya, itu penting banget. Jangan sampai sekadar mengucapkan dialog. Bahkan, saya ingin fokus pada bahasa Belanda supaya benar-benar lancar," tukasnya.

Film ini diadaptasi dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Naskah adaptasi digarap Salman Aristo bersama tim Wahana Penulis. Hanung Bramantyo menjadi sutradara dengan produser Frederica di bawah bendera Falcon Pictures.

Selain Iqbaal dan Mawar, pemain lain yang dipastikan terlibat adalah Sha Ine Febriyanti, Donny Damara, serta Ayu Laksmi. Rencananya, proses syuting dimulai pada akhir Juli 2018 dan berlangsung selama sekitar satu bulan.



 


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

13 hours Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA