Trailer Film Dokumenter Banda The Dark Forgotten Trail Dirilis

Purba Wirastama    •    15 Juli 2017 20:31 WIB
Trailer Film Dokumenter Banda The Dark Forgotten Trail Dirilis
Cuplikan Banda The Dark Forgotten Trail (YouTube)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lifelike Pictures telah merilis trailer film dokumenter Banda The Dark Forgotten Trail garapan sutradara Jay Subiakto. Tayangan dua menit ini memperkenalkan topik cerita yang akan diungkap oleh setiap narasumber, dari sejarah perang perebutan rempah hingga situasi masyarakat Kepulauan Banda sekarang.

Sedikitnya ada tujuh topik cerita. Pertama adalah perkenalan secara umum, mengapa Maluku memiliki kisah panjang yang patut disimak. Menurut narasumber pertama, Maluku era tahun 1500-an menjadi wilayah penghasil cengkeh dan pala yang diperhitungkan dunia. Para penjelajah kolonial berebut menguasai wilayah ini.

"Berdirinya emporium besar Belanda dan Spanyol di Asia, karena rempah-rempah. Satu sisi dia membawa kemakmuran, satu sisi menunjukkan peperangan yang luar biasa," ujar narasumber pertama.

Sekian puluh tahun setelah Indonesia merdeka, konflik terjadi lagi di Maluku, termasuk kepulauan Banda. Namun penyebabnya bukan lagi rempah, melainkan isu kesukuan, agama, dan ras.

Kemudian ada sejumlah cerita mengenai seluk beluk penduduk Banda sekarang. Sebagian merupakan keturunan dari orang-orang buangan yang berasal dari Jawa. Seorang narasumber menyebut Banda sebagai Indonesia karena ragam suku yang hidup berdampingan di sini. Mereka juga ikut berjuang untuk kemerdekaan.

Sayangnya, kepulauan Banda disebut mulai ditinggalkan anak-anak muda. Setelah bersekolah di luar pulau, mereka tidak lagi kembali. Namun ada juga yang kuliah di Ambon dan kembali untuk melakukan sesuatu yang baik bagi Banda. Pulau Banda dan Pulau Naira terletak 220 kilometer di sebelah tenggara Pulau Ambon.

Hal menarik lain adalah aspek visual dan fotografi. Cuplikan perkataan para narasumber di trailer mengisyaratkan bahwa dokumenter ini akan berisi lebih banyak rangkuman kisah sejarah dan gagasan sejumlah orang mengenai hal-hal yang terjadi di Banda.

Beberapa video ilustrasi ditampilkan di dalam trailer, mengiringi kisah-kisah yang diceritakan oleh para narasumber. Sebagian merupakan rekaman lanskap Maluku dalam versi dramatik. Ada pula ilustrasi peristiwa sejarah yang ditimpa di atas gambar rekaman situasi sekarang.

The Dark Forgotten Trail merupakan karya debut Jay sebagai sutradara film panjang, sekaligus film dokumenter pertama produksi Lifelike. Sebelumnya Lifelike telah membuat tiga film fiksi, yaitu Pintu Terlarang (2009), Modus Anomali (2012), dan Tabula Rasa (2014).

Sheila Timothy dan Abduh Aziz menjadi produser. Naskah ditulis oleh Irfan Ramli (Surat Dari Praha, Filosofi Kopi 2). Sinematografi ditangani oleh Ipung Rahmat Syaiful (Mengejar Matahari, Pintu Terlarang), dengan bantuan Oscar Motuloh dan Davy Linggar.

Banda The Dark Forgotten Trail akan ditayangkan di bioskop mulai Kamis 3 Agustus 2017. Film ini juga akan ditayangkan di festival film dokumenter Amsterdam pada 25 November 2017.




 
(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

1 week Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA