Lola Amaria Bangga Filmnya Diputar di Kroasia

Elang Riki Yanuar    •    07 Juni 2017 08:00 WIB
lola amaria
Lola Amaria Bangga Filmnya Diputar di Kroasia
Lola Amaria (Foto: dok. pribadi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Film karya Lola Amaria kembali mendapat perhatian di dunia internasional. Kali ini film Labuan Hati yang diputar di Kroasia.

Film Labuan Hati menjadi pembuka ajang Indonesian Movie Week (IMW) yang berlangsung di Kroasia, pada Minggu, 4 Juni 2017 waktu setempat. Pemutaran pertama dilakukan di kota Zagreb pada 3-4 Juni 2017 dan di kota Split pada 5-7 Juni 2017. Selain Labuan Hati, film karya Hanung Bramantyo berjudul Gending Sriwijaya juga diputar dalam kesempatan tersebut.

"Ini penghargaan yang luar biasa untuk saya. Mereka sangat menghargai karya-karya terbaik sineas Indonesia. Dan mereka sangat antusias banget dengan film saya Labuan Hati, yang menggambarkan panorama atau pariwisata terbaik di Indonesia. Bahkan mereka ingin mencontoh untuk membuat film seperti Labuan Hati. Karena di sini (Kroasia) juga banyak kota dengan lautan yang indah," kata Lola Amaria dalam keterangan tertulisnya.

Tidak hanya Labuan Hati, film karyanya yang lain seperti Kisah Tiga Titik juga diputar di dua kota di Kroasia, yakni kota Zagreb dan Split. Penonton yang seluruhnya adalah Warga Negara Kroasia serta pejabat setempat mengatakan bahwa mereka sangat kagum dengan keindahan Labuan Bajo dan juga Pulau Komodo serta beberapa tempat lainnya yang berada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Filmnya ditejermahkan dalam bahasa Kroasia. Jadi semua penonton paham dengan certa dan juga apa yang kami sajikan. Selesai menonton, kita mendapat tepuk tangan yang luar biasa. Mereka tepuk tangan panjang sekali. Saya senang dan bangga atas apresiasi dari KBI Kroasia dan juga penonton di Kroasia dengan film kami," ungkap Lola.

Tidak hanya memutar filmnya saja, Lola juga melakukan workshop dengan praktisi dan juga pejabat yang ada di kota Zagreb dan Split. Dia mendapatkan banyak informasi seputar film di Kroasia dan juga sebaliknya.

"Kita tukar informasi seputar pembuatan film. Mereka juga tertarik untuk membuat film di Indonesia. Semoga saja ada kerjasama ke depannya," tutupnya.


(ELG)