Berkaca dari Comic 8, Babe Cabiita Ingatkan Pentingnya Klasifikasi Usia LSF

Purba Wirastama    •    18 Oktober 2018 21:20 WIB
babe cabitalembaga sensor film (lsf)
Berkaca dari Comic 8, Babe Cabiita Ingatkan Pentingnya Klasifikasi Usia LSF
Babe Cabiita (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Comic 8, film komedi dewasa rilisan empat tahun silam, pernah diprotes sejumlah orang tua karena dianggap tidak mendidik anak-anak. Masalahnya, film ini memang tidak dibuat untuk anak-anak dan telah mendapat klasifikasi 17+ dari Lembaga Sensor Film (LSF).

Cerita ini diungkap oleh Priya Prayogha Pratama alias Babe Cabiita dalam jumpa pers ajang penghargaan Anugerah LSF 2018 di kawasan Palmerah, Kamis, 18 Oktober 2018. Babe adalah satu dari belasan komedian yang bermain dalam film produksi Falcon Pictures tersebut.

Kata Babe, ketika sedang tur promosi film Comic 8 di Jakarta, mereka berjumpa rombongan anak-anak SD di bioskop. Pikirnya, anak-anak ini akan menonton film lain berkategori SU (Semua Umur).

"Pas dicek, ternyata Comic 8. Bahkan ada anak sekolah yang ramai-ramai nobar (nonton bareng) begitu. Bahkan gurunya ikut," kata Babe.

"Banyak orang enggak menyangka (klasifikasi LSF). Mana ada mereka melihat rating umur. Mereka hanya tahu komika, ada Arie Kriting, berarti ada lucu-lucunya. Disangka ini film anak," imbuhnya.

Begitu filmnya beredar di bioskop, tidak sedikit komentar protes yang datang ke para pemain, termasuk Babe. Di media sosial, nama Babe kerap disebut oleh orang-orang yang protes karena filmnya mengumbar komedi sensual dewasa.

Menurut Babe, pihak bioskop juga mengabaikan klasifikasi usia LSF dengan membiarkan sembarang penonton masuk.

"Pikir mereka, kalau film komedi ya film anak-anak, padahal komedi juga ada (batas) umurnya. (...) Orangtua protes, mereka pikir film anak-anak, ternyata filmnya kayak gitu (sensualitas)," ujar Babe.

"(Klasifikasi) 17 tahun ke atas, jelas. Berarti, bioskop tidak mau tahu kayak gitu, apalagi sekarang beli tiket bisa online, jadi enggak ada sensornya. Sensor itu jadi kayak formalitas. Kalau sudah masuk televisi, lebih ketat. Terbukti Comic 8 itu ceritanya enggak nyambung karena dipotong buat tv. Beda karena banyak sensornya," lanjutnya.

Comic 8 digarap sutradara Anggy Umbara dan penulis naskah Fajar Umbara. Selain belasan komedian muda, film ini juga melibatkan Nirina Zubir, Nikita Mirzani, dan Kiki Fatmala yang tampil seksi. Pada 2014, film ini mencapai angka penjualan tiket 1,6 juta lembar.

Dua film berikutnya dalam tajuk serupa, Comic 8: Kasino Kings Part 1 (2015) dan Part 2 (2016), dibuat dengan kategori usia lebih rendah, yaitu 13+.


 


(ELG)