Pengalaman Pertama Anak SMA Membuat Film

Putu Radar Bahurekso    •    02 Juni 2016 12:36 WIB
cgv blitz
Pengalaman Pertama Anak SMA Membuat Film
Toto’s Film Making Class (foto: metrotvnews/putu)

Metrotvnews.com, Bandung: Pengalaman pertama selalu sulit dan juga menarik. Ditambah dengan jiwa muda masa-masa SMA di mana rasa takut hampir tidak dipedulikan.

Lima Sekolah Menengah Atas atau sederajat mendapat pelatihan film dari para sineas profesional seperti Salman Aristo, Arief Ash-Shiddiq, Cesa David Luckmansyah, Wisnu Surya Pratama, dan Chandra Endroputro melalui kegiatan Toto’s Film Making Class yang diadakan oleh CGV blitz.

Kelima sekolah tersebut yaitu, SMAN 14 Bandung yang membuat film pendek berjudul Red Purse, sebuah film pendek bergenre komedi yang dikemas horor. Bercerita tentang anak SMA yang memanfaatkan urban legend di sekolahnya untuk menagih hutang.

Kemudian ada SMK UT PGII Bandung yang membuat film berjudul Buanglah Sampah Pada Temannya, film pendek yang bercerita tentang siswa yang jorok dan ingin berubah.

Kemudian film Best Fake Friend dari SMAN 15 Bandung yang bercerita tentang seorang wanita yang diganggu hantu.

Kemudian film FaarRun dari SMA Daarul Quran Bandung bercerita tentang santri yang kabur dari pesantren karena kangen dengan ibunya. Lalu film Sofie dari SMAN 23 Bandung yang bercerita tentang siswa SMA yang tak sengaja bertemu gadis yang ia suka saat buru-buru pergi ke sekolah.

Dari kelima film yang berhasil mendapat posisi pertama ialah film FaarRun karya SMA Daarul Quran Bandung.

Maryam, seorang siswi dari SMAN 23 Bandung bercerita mengenai pengalamannya membuat film.

"Saat membuat film dan menentukan cerita kita justru ada banyak perdebatan, tapi karena ada mentor yang membantu jadi kita juga terbantu. Tapi perdebatan itu justru menghasilkan banyak ide yang bisa dimasukin ke dalam adegan,” ucap Maryam di CGV blitz, Istana BEC Bandung.

Maryam juga menuturkan bahwa ia dan teman-temannya melalui acara ini menjadi tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai dunia film. Bahkan, seorang temannya mengaku tertarik menjadi seorang sineas.

Toto’s Film Making Class diadakan oleh CGV blitz di Bandung dengan mengikutsertakan 5 sekolah pada 11-22 April 2016.

 


(ELG)