Russel Crowe Hampir Perankan Wolverine Sebelum Hugh Jackman

Purba Wirastama    •    20 Mei 2017 16:20 WIB
wolverine
Russel Crowe Hampir Perankan Wolverine Sebelum Hugh Jackman
Russell Crowe (Foto: via movies.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sembilan film X-Men tahun 2000-2017 sukses membuat Hugh Jackman lekat dengan sosok Logan Howlett atau Wolverine yang dia perankan. Sebelum Jackman, bintang film gladiator Russel Crowe pernah ditawari oleh sutradara X-Men pertama Bryan Singer untuk memerankan mutan serigala ini.

"Bryan adalah temanku waktu itu. Dan dia benar-benar memaksaku (untuk jadi Wolverine). Jika kalian ingat, Maximus punya (gambar) serigala di bagian tengah baju zirahnya. Dan dia punya teman serigala. Kupikir hal tersebut akan jadi sorotan utama (waktu itu). Jadi aku menolak (tawaran Bryan) karena tak mau jadi terlalu 'serigala,' seperti Mr. Wolf," kata Crowe seperti dikutip dari Comicbook.

Namun akhirnya, elemen serigala ini tidak menjadi hal signifikan. Sebagian besar momen terkait serigala dihilangkan selama proses penyuntingan.

"Ketika menyunting film, Ridley merasa tidak nyaman membuat anjing tetap hidup. Maka segala hal terkait serigala, tak pernah disebutkan orang-orang," ujar Crowe.

Crowe kemudian membantu Bryan dalam proses audisi. Dia merekomendasikan Jackman sebagai pemeran Wolverine. Jackman pernah menyatakan bantuan Crowe sangat berarti bagi kariernya sebagai aktor film.

"Aku berutang padanya (Crowe) atas dua peran terbesar yang pernah kujalani. Dia menolak (peran ini) dan menyarankan mereka untuk memilihku. Dalam X-Men, dia adalah pilihan pertama Bryan Singer untuk Wolverine. Dan dia juga menyebutkan namaku untuk film Australia (Baz Luhrmann). Dia sangat pintar dan baik hati," kata Jackman.

Logan adalah film kesembilan dan terakhir Jackman sebagai Wolverine. Dalam kisah terakhirnya, Wolverine bertemu dengan mutan Laura 'X-23' Kinney (Dafne Keen) dan X-24 (Jackman) yang dikloning dari DNA Wolverine.

Film yang ditulis dan disutradarai James Mongold ini tayang secara global sejak awal Maret 2017 dan bertahan selama beberapa minggu di bioskop. Menurut catatan Box Office Mojo, proyek senilai USD 97 juta ini sukses di pasar dengan total pendapatan global USD 606 juta atau sekitar Rp8 triliun.


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA