Limbad Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Aksi Ekstrem di Balok Es

Purba Wirastama    •    25 Maret 2018 18:29 WIB
selebritas
Limbad Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Aksi Ekstrem di Balok Es
(Foto: Instagram Dahsyat Musik)

Jakarta: Pesulap ilusi Limbad dilarikan ke rumah sakit usai melakukan aksi ekstrem dalam perayaan 10 tahun program televisi Dahsyat di RCTI tadi malam, Sabtu, 25 Maret 2018. Kondisinya dikabarkan kritis, tetapi Limbad masih sempat mengangkat kedua jempol tangan saat ditangani tim medis di lokasi.

Dalam aksi di atas panggung yang berlokasi di Lapangan Makodam Brawijaya Surabaya, Limbad mengubur badannya, kecuali kepala, di dalam tumpukan balok es setinggi badan. Program televisi ini menyebut bahwa Limbad mengubur diri selama 14 jam demi memecah rekor. Setelah 14 jam, dalam tayangan on-air, tampak sejumlah kru panik dan berusaha mengeluarkan Limbad dari balok es.

"Kru Master Limbad sedang berusaha untuk membongkar (balok es). Semoga bisa diselamatkan juga, Master Limbad dan semua berjalan dengan aman," kata salah satu presenter acara.

Akun media sosial resmi @officialrcti juga membagikan cuplikan video peristiwa tersebut di Instagram.

"Inilah momen saat kru panik karena dokter mengatakan denyut nadi Master Limbad tidak terasa, setelah lebih dari 14 jam berada dalam balok es," tulis @officialrcti dalam keterangan video.

Dalam video lain di Twitter, akun @officialrcti membagikan cuplikan saat Limbad ditangani tim medis usai diangkat dari balok es. Entah apakah "kondisi kritis" ini nyata atau hanya gimmick pertunjukkan, tetapi tampak situasi kepanikan yang ditunjukkan oleh tim medis dan kru panggung. Pada latar suara, ada musik pengiring yang membangun berusaha membangun ketegangan.

"Dokter sedang mengecek nadi Master Limbad. Kita berdoa yang terbaik untuk Master Limbad," ucap presenter.

"Angkat tangannya, Master!" salah satu kru berseru.

Tak berapa lama, Limbad mengangkat tangannya.

"Master Limbad mengangkat tangannya! Luar biasa, kita beri tepuk tangan untuk Master Limbad," ujar presenter.
 

Cecillia Gina, putri Limbad, juga membagikan foto dan video di Instagram terkait kondisi Limbad usai melakukan aksi ekstrem. Dalam keterangan foto di akun @cecillimbad, dia menyebut aksi ini berujung kritis. Dia juga menyebut bahwa aksi berbahaya ini bukan yang pertama.

"Cecil tahu ini bukan pertama kalinya ayah Limbad lakukan aksi berbahaya. Cecil selalu deg-degan setiap mendampingi ayah melakukan aksi kayak gini, apalagi sampai kritis. Cecil selalu berdoa semoga ayah enggak kenapa-kenapa," tulis @cecillimbad, Sabtu tengah malam, 24 Maret 2018.

Dalam Instagram Stories, Cecil menyebut bahwa dokter mengatakan kondisi sang ayah kritis. Lewat beberapa screenshot percakapan, dia mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pengguna media sosial yang menanyakan kondisi ayah. Kami telah menghubungi Cecil untuk meminta konfirmasi tetapi belum ada tanggapan.
 

A post shared by Cecillia Gina (@cecillimbad) on Mar 24, 2018 at 9:20am PDT



Peristiwa ini bukan pertunjukan ilusi pertama yang berujung kepanikan hingga melibatkan tim medis. Pada akhir Desember 2017 lalu, ilusionis Demian Aditya juga melakukan aksi berbahaya yang disiarkan langsung di SCTV.

Dia melakukan pertunjukan yang disebut death drop. Demian masuk ke dalam peti dan seolah-olah masih ada di sana saat peti dijatuhkan.

Namun pertunjukan tak berjalan mulus. Peti jatuh saat Edison Wardhana, pemain penggantinya masih berada di dalam peti. Edison langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani beberapa operasi karena patah tulang.


 


(DEV)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

4 days Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA