Gambar Hasil Syuting Susah Sinyal Melebihi Ekspektasi Ernest Prakasa

Purba Wirastama    •    17 Oktober 2017 21:13 WIB
ernest prakasa
Gambar Hasil Syuting Susah Sinyal Melebihi Ekspektasi Ernest Prakasa
Ernest Prakasa (Foto: Metrotvnews/Nia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sutradara Ernest Prakasa baru saja merampungkan proses syuting film Susah Sinyal di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Menurut Ernest, yang memang mengincar lanskap alam NTT untuk film ini, gambar hasil syuting melebihi apa yang dia harapkan.

"Kalau boleh jujur, (hasilnya) di atas ekspektasi, karena pada waktu datang ke sana, saat melihat tempat dan saat lihat sudah jadi gambar di kamera itu, yang wow," kata Ernest saat ditemui di Senayan City Mall Jakarta.

"Maksudnya, teman-teman artistik sudah berperan di situ, teman-teman (departemen) kamera sudah berperan. Lihat gambar kayaknya senang banget. Aku sebagai sutradara dan penulis merasa ini jauh di atas apa yang aku bayangkan," lanjut Ernest.

Proyek film ini sekaligus menjadi pengalaman pertama Ernest Prakasa melakukan syuting di luar Pulau Jawa. Film-film sebelumnya, seperti Ngenest (2015) dan Cek Toko Sebelah (2016) dikerjakan di kawasan Jabodetabek dan Bandung.

Syuting di Sumba Timur berlangsung selama sekitar dua pekan. Sebagian lokasinya, kata Ernest, cukup sulit dijangkau dan jauh dari pemukiman manusia. Namun dia mengaku proses berjalan lancar dan tidak ada penambahan hari produksi.

Ernest Prakasa akan Gelar Layar Tancap

Salah satu bocoran lokasi yang akan muncul adalah air terjun.

"Air terjun itu lokasinya terpencil, dan kami punya sekitar 26 mobil, dari yang biasa hingga truk yang bawa logistik. Jadi, itu harus melalui jurang, lereng, tebing berpasir. Pernah nyangkut, terus harus ditarik."



"Perjuangan teman-teman logistik sangat berat tapi enggak ada insiden (buruk) yang terlalu gimana banget. Semua relatif lancar, selesai sesuai rencana. Kami enggak nambah hari," ungkap Ernest.

Film bercerita tentang ibu (Adinia Wirasti) dan anak (Aurora Ribero) yang sering tak punya waktu bersama karena ambisi karier ibu sebagai pengacara. Setelah nenek meninggal (Niniek L Karim), ibu punya kesempatan untuk menyambung lagi relasi dengan anaknya melalui liburan ke Sumba Timur. Pekerjaan di Jakarta hendak dikontrol lewat telepon dan internet, tetapi lokasi tersebut ternyata susah sinyal.

Naskah dikerjakan oleh Ernest bersama Meira Anastasia istrinya. Kursi sutradara dibagi Ernest bersama Adink Liwutang. Jenny Jusuf dan Stefanus Haryanto menjadi konsultan naskah. Chand Parwez Servia dan Fiaz Servia bertindak sebagai produser dalam bendera Starvision Plus.

Sejumlah aktor pendukung antara lain Refal Hady, Valerie Thomas, Chew Kinwah, Asri Welas, Abdur Arsyad, Arie Kriting, Gisella Anastasia, Gading Marten, Darius Sinthrya, dan Eddy Maliq Meijer.

Susah Sinyal dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Desember 2017.



 


(ELG)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

22 minutes Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA