Mark Hamill Sempat Gamang Saat Kembali ke Star Wars

Purba Wirastama    •    05 November 2017 12:08 WIB
star wars
Mark Hamill Sempat Gamang Saat Kembali ke Star Wars
Mark Hamill, aktor Amerika kelahiran 1951, mengaku hampir menolak ketika Lucasfilm mengajak dia bermain lagi sebagai Luke Skywalker di trilogi Star Wars. (Foto: Sideshow Collectibles)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mark Hamill, aktor Amerika kelahiran 1951, mengaku hampir menolak ketika Lucasfilm mengajak dia bermain lagi sebagai Luke Skywalker di trilogi Star Wars terbaru pada era 2010-an. Alasannya, dia merasa sudah terlalu tua untuk film ini.

Dalam wawancara dengan New York Times baru-baru ini, Mark bercerita bahwa pada 2012, George Lucas mengajak dia serta Harrison Ford dan Carrie Fisher untuk bertemu. Selain memberi kabar soal Lucasfilm yang berpindah tangan ke Walt Disney, George juga memberi tahu soal rencana studio untuk melibatkan mereka lagi. 

Carrie langsung menerima. Harrison, yang awalnya disangka akan menolak, ternyata juga menerima. Mark ragu tetapi akhirnya terpaksa menerima. 

"Aku begitu takut. Aku pikir, mengapa harus bermain-main dengan ide ini (trilogi baru)? Ide untuk menangkap cahaya dua kali benar-benar asing," kata Mark, dikutip dari NYT.

(Baca juga: Sutradara Star Wars: The Last Jedi Menampilkan Joseph Gordon-Levitt Sebagai Cameo)

Mark, Carrie, dan Harrison tampil pertama kali di film Star Wars (1977) pertama, yang lantas diberi judul A New Hope. Mereka kembali muncul di dua sekuel yang dirilis pada 1980 dan 1983. Setelah itu, Mark yakin bahwa Star Wars telah selesai. Trilogi ini telah melekatkan citra kuat ke sosok mereka sebagai Luke, Putri Leia, dan Han Solo. 

16 tahun berikutnya, 1999-2005, muncul tiga film Star Wars baru yang adalah prekuel tiga seri. Ketiga aktor utama trilogi pertama, termasuk Mark, tidak ikut bermain. 

"Tak ada yang mau melihat kami dalam versi 50/60/70-an tahun berlari-lari dan menghajar Death Star. Menyedihkan," imbuhnya. 

Dalam The Force Awakens (2015) garapan JJ Abrams, porsi tokoh Luke sebenarnya sangat kecil. Begitu Mark membaca naskah, dia cukup kecewa. 

"Jika kemunculan Luke dianggap curang atau sekadar gimmick oleh penonton, jika ada keluh kesah, aku yang menanggung malu, bukan JJ," katanya.

Peran Luke akan lebih dominan di The Last Jedi yang akan dirilis pada akhir 2017. Dalam pengerjaan film ini, Mark mengaku harus menahan diri untuk tidak terlalu campur tangan dalam urusan cerita dan plot, kendati dia sering punya opini berbeda terhadap jalan cerita tokoh Luke.

"Itu bagian tersulit. Anda tidak ingin mengakui betapa Anda telah jadi posesif. Ada waktu-waktu saat Anda bilang: Serius, ini yang mereka pikir soal Luke? Aku tak hanya tak setuju, aku juga tersinggung. Tapi itulah prosesnya dan Anda hembuskan itu semua," ujar Mark.

The Last Jedi digarap oleh penulis dan sutradara Rian Johnson dengan produser Kathleen Kennedy dan Ran Bergman. JJ Abrams, Tom Karnowski, dan Jason McGatlin bertindak sebagai produser eksekutif. 

Aktor lain yang terlibat adalah Daisy Ridley, Adam Driver, Peter Mayhew, Joonas Suotamo, Oscar Isaac, John Boyega, Andy Serkis, Gwendoline Christie, Lupita Nyong'o, Domhnall Gleeson, Anthony Daniels, Kelly Marie Tran, Laura Dern, dan Benicio Del Toro.
 
Star Wars: The Last Jedi dijadwalkan rilis di bioskop pada Desember 2017.


(TIN)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

1 day Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA