Film Asal Iran Menangkan Festival Film Toleransi Terbesar Dunia di Indonesia

Elang Riki Yanuar    •    18 November 2017 20:33 WIB
film asing
Film Asal Iran Menangkan Festival Film Toleransi Terbesar Dunia di Indonesia
International Film Festival for Spirituality, Religion and Visionary (IFFSRV) 2017

Jakarta: International Film Festival for Spirituality, Religion and Visionary (IFFSRV) kembali digelar. Festival berskala internasional yang digelar untuk kelima kalinya ini diadakan di Bali dan Jakarta.

IFFSRV telah menerima 386 film dari berbagai benua untuk memperebutkan gelar Film Terbaik. Festival ini sendiri berfokus mencari film-film bertema toleransi dan spiritualitas. Tujuan diadakannya festival ini dalam rangka memperingati Hari Toleransi Sedunia yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dirayakan setiap tanggal 16 November.

Menurut salah satu Dewan Juri, Natasha Dematra, pada tahun lalu, film WishMakers karya Cheryl Halpern berhasil membawa pulang gelar yang selalu dinanti tiap tahunnya. Tahun ini, film asal Iran, The Return - Bazgasht karya Yousef Hatamikia berhasil memenangkan kompetisi dan menyabet gelar Film Terbaik 2017.

Film The Return - Bazgasht bersaing dengan empat film lainnya seperti, Faith-Hope-Love Xiaozhen’s Story disutradarai oleh XiaoLi, BaoDa, KAWOMERA: Plant, Pray, Partner for Peace disutradarai oleh Marla Mossman,  Message of the Animals disutradarai oleh Elke H dan Markopoulos, Rainer Ludwigs, The Month of Dreams disutradarai oleh Zoltan Bicskei.

Damien Dematra selaku founder dan director dari festival ini mengatakan, kembalinya hadir IFFSRV pada tahun ini menunjukkan bahwa masih banyak orang yang peduli akan toleransi, spiritualitas dan peradaban.

"Di saat seperti sekarang, tema keberagaman dan pluralitas semakin relevan dengan keadaan masyarakat dunia. Bayang-bayang ancaman kemungkinan terjadinya perang dunia ke-3 semakin menyadarkan masyarakat internasional akan pentingnya toleransi guna terpeliharanya perdamaian dunia," kata Damien dalam keterangan tertulisnya.

Film Terbaik The Return - Bazgasht yang disutradarai oleh Yousef Hatamikia berkisah tentang seorang narapidana Kristen yang meminta kunjungan pastor sebelum dieksekusi. Namun, karena tidak ada pastor, penjara tersebut mengirim seorang ustadz mendoakannya. Film ini terpilih karena ceritanya yang unik dan menggelitik, dengan penyutradaraan yang baik.

Festival ini dihadiri langsung oleh para sineas asing dari seluruh dunia yang datang ke acara bergengsi dengan karpet merah tersebut. Di samping 5 film di atas, Dewan Juri juga memilih puluhan film lainnya sebagai Official Selection dan penerima penghargaan khusus.

 


(ELG)