Mira Lesmana Anggap Perfilman Indonesia Kekurangan SDM

Cecylia Rura    •    25 Desember 2018 18:10 WIB
mira lesmana
Mira Lesmana Anggap Perfilman Indonesia Kekurangan SDM
Mira Lesmana (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Sebagai orang yang ikut memperjuangkan kebangkitan film Indonesia setelah era reformasi, Mira Lesmana merasa perbedaan kondisi perfilman saat ini dibanding dahulu. Menurut Mira, saat pendanaan mulai melimpah, dunia perfilman sekarang justru kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia).

"Problem utamanya SDM, sama seperti bicara reformasi lalu apa yang sudah dilakukan untuk mengisi era reformasi tersebut," kata Mira di kawasan Epicentrum Jakarta.

Mira melihat, era sekarang membutuhkan ruang dan tenaga untuk pendidikan formal. Baik secara formal maupun dalam bentuk komunitas. Fenomena ini dilihat terbalik dengan dengan masa lalu.

"Sekarang yang lucu, dulu kita enggak punya duit. Mau kerja tanpa dibayar. Sekarang dana ada di mana-mana tapi manusianya enggak cukup. Jadi ironis sekali," kata Mira.

Sementara itu, beberapa sutradara muda seperti Mouly Surya, Riri Riza, dan Mira Lesmana pun masih meluangkan waktu untuk mengajar di tengah kesibukan proyek film.

"Kita akhirnya harus mengajar. Akhirnya memotong waktu kita untuk membuat film," tuturnya.

 


(ELG)