Sutradara Temukan Soundtrack Love for Sale saat Menyantap Es Cendol

Purba Wirastama    •    07 Maret 2018 22:13 WIB
film love for sale
Sutradara Temukan Soundtrack Love for Sale saat Menyantap Es Cendol
Andi Bachtiar Yusuf (medcom.id-purba wirastama)

Jakarta: Penulis dan sutradara Andi Bachtiar Yusuf mengaku tak segera menemukan lagu kesepian yang tepat untuk film terbarunya, Love for Sale. Namun pada akhirnya, ide untuk memakai satu lagu klasik era 1970-an didapatkan saat dia dan penulis naskah Irfan Ramli bersantai hendak menyantap jajanan jalanan.

"Kami mau cari lagu tema yang menggambarkan kesepian. Ada lagu dari sebuah grup musik populer, tetapi terlalu biasa, terlalu baru," ungkap Yusuf usai press screening film Love for Sale di Grand Indonesia Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018.

"Tiba-tiba, saat jalan-jalan bersama Ipang, makan cendol, dengar lagu ini," lanjutnya.

Lagu yang dimaksud adalah Hidupku Sunyi dari grup musik The Mercy's. Lagu ini pernah juga dipopulerkan ulang oleh grup musik Boomerang dan penyanyi solo Tantowi Yahya.

"Ya sudah, besok kalau cari ide, makan cendol," imbuhnya lagi berkelakar.

Dalam Love for Sale, Hidupku Sunyi menjadi satu-satunya lagu soundtrack. Namun lagu ini diaransemen ulang ke dalam beberapa versi sesuai suasana hati tokoh utamanya, Richard yang diperankan Gading Marten. Pengerjaan musik ditangani McAnderson (Surau dan Silek, Filosofi Kopi 2).

"Itu lagu diulang-ulang terus saja. Misalnya, untuk kafe begini. Begitu angkat telepon, ada acapella. Begitu apa, ada versi keroncong. Dia (McAnderson) menerjemahkan permintaan itu dengan cara dia sendiri," tutur Ucup.

Love for Sale mengikuti kisah Richard, lajang usia 40-an yang takut perempuan dan punya rutinitas monoton, tetapi menampilkan diri sebagai lelaki bijak yang paham urusan cinta di depan teman-temannya.

Suatu malam, Richard ditantang membawa pasangan ke pernikahan teman. Segala cara dia tempuh, termasuk lewat aplikasi penyedia jasa teman kencan. Namun kesalahan teknis membuat dia terjebak lebih lama dengan Arini.

Film ini menjadi film panjang kelima Ucup sebagai sutradara. Naskah ditulis Yusuf bersama Irfan Ramli. Angga Sasongko menjadi produser bersama Chicco Jerikho di bawah naungan Visinema Pictures, Stayco Media, dan 13 Entertainment.

Love for Sale dijadwalkan tayang di bioskop mulai Kamis, 16 Maret 2018.




 


(ELG)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA