Piala Maya 2016 Usung 32 Kategori Film

Dian Ihsan Siregar    •    19 Desember 2016 05:57 WIB
penghargaan film
Piala Maya 2016 Usung 32 Kategori Film
Para Pemenang ajang Piala Maya 2016 -- Foto: MTVN/ Dian Ihsan Siregar

Metrotvnews.com, Jakarta: Festival apresiasi film Indonesia dari dunia maya kembali hadir dengan semangat untuk yang kelima kalinya (Piala Maya 5 atau 2016). Tema yang diambil adalah 'Selebrasi' sebagai wujud sukacita terhadap pencapaian film Indonesia selama satu tahun.

Ada sebanyak 32 kategori nominasi yang diusung dalam acara Piala Maya 5, terdiri dari 16 kategori teknis film bioskop (cerita panjang), 8 kategori pemeranan, dan 8 kategori non-bioskop. Film Indonesia yang masuk nominasi ialah yang dirilis sejak akhir November 2015 hingga November 2016.

Founder & Festival Director Piala Maya Hafiz Husni menyatakan, Piala Maya 5 mempunyai perbedaan bila dibanding ajang di tahun-tahun sebelumnya. Karena, pada perayaan kali ini ada kategori untuk musik dan produser film. Untuk kategori musik, terdiri dari nominasi lagu tema terpilih, nominasi tata musik terpilih dan nominasi video musik terpilih.

Piala Maya 5 kembali melibatkan sosok-sosok yang aktif di dunia maya serta penonton setia film Indonesia sebagai anggota komite pemilih. Mulai dari sineas, jurnalis, praktisi, musisi, kritikus film, akademisi, ilmuwan, aktivis, peneliti, perancang busana, ilustrator, hingga budayawan dari seluruh Indonesia.

"Di tahun ke lima ini ada 180 komite yang dibagi menjadi komite umum, profesi, dan kehormatan. Ada juga 15 komite seleksi. Mereka lah yang menjadi juri dalam penilaian masing-masing nominasi," kata Hafiz kepada Metrotvnews.com ditemui di Hotel Grand Kemang, seperti ditulis Senin (19/12/2016).

Pada tahun ini, menurut Hafiz, Piala Maya ingin kembali dekat dengan pelaku dan penyuka industri film di Indonesia, baik konsep pemilihan nominasi hingga malam penganugerahan akan dibuat sedekat mungkin dengan penonton.

"Makanya ada gelaran red carpet pun terasa elegan. Kita pandu juga dengan melody dalam menyabut para undangan yang hadir sambil mengobrol ringan soal busana. Ke depan, harapan kita biar bisa lebih maju lagi, dan nominasinya lebih banyak lagi," tutur Hafiz.

Ditempat yang sama, aktor Arifin Putra menuturkan, kekompakan dan kesolidan tim cukup tampak dari bagaiman acara tersebut dikemas. Dia berharap acara serupa dapat lebih baik di masa mendatang.

"Saya pribadi sangat suka dengan spirit Piala Maya, karena memang ajang apresiasi ini datangnya dari hati, dari kecintaan tim terhadap perfilman Indonesia. Diharapkan, Piala Maya juga jadi barometer sekaligus pecutan bagi para pelaku industri film supaya bisa lebih baik ke depannya," jelas Arifin.

Sementara itu, pengisi suara bioskop 21, Maria Oentoe menambahkan, pelaku film harus diapresiasi sebesar-besarnya. Karena, mereka sudah berbuat banyak, mulai dari penulisan hingga proses editing. "Mereka layak untuk diapresiasi karena kerja yang luar biasa. Penghargaan seperti Piala Maya 5 adalah bentuk apresiasi supaya mereka yang sudah bekerja keras punya kebanggan tersendiri," kata Maria Oentoe ketika ditemui di sela-sela acara Piala Maya 5.

Dalam acara malam penganugerahan Piala Maya 5, ada sejumlah insan perfilman yang hadir dan membacakan nominasi, seperti Gandhi Fernando, Aghi Harottama, Lasia F. Sutasyo, Didiet Maulana, Rina Hasyim, Ernest Prakasa, Arie Kriting, Maudy Koesnadi, Marsha Timothy, Cut Mini, Adinia Wirasti, Arifin Putra, Marcella Zalianty, Reza Rahardian, Riri Riza, Nanny Wijaya, Niniek L. Karim, dan Lala Karmela.

Berikut nama-nama pemenang yang masuk dalam 32 kategori di Piala Maya 2016. Sebanyak 16 kategori di ajang teknis film bioskop (cerita panjang) yaitu, kategori film cerita panjang terpilih diraih oleh film 'Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara' oleh Film One Production, kategori sutradara terpilih diraih oleh Riri Riza dengan filmnya yang berjudul 'Athirah', kategori skenario asli terpilih diraih oleh Jujur Prananto dengan judul film 'Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara', kategori skenario adaptasi terpilih diraih oleh Ernest Prakasa dengan judul film 'Ngenest', kategori tata kamera terpilih diraih oleh Yadi Sugandi dengan judul film 'Athirah', kategori tata artistik terpilih diraih oleh Eros Eflin dengan judul fiml 'Athirah'.

Kategori tata musik terpilih diraih oleh Thoersi Argeswara dengan judul film 'Surat Dari Praha', kategori penyuntingan gambar terpilih diraih oleh Wawan I. Wibowo dengan judul film 'Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara', kategori tata suara terpilih diraih oleh Khikmawan Santosa dengan judul film 'A Copy of My Mind', kategori tata efek khusus terpilih diraih oleh Raiyan Laksamana dengan judul film 'Bangkit!', kategori tata kostum terpilih diraih oleh Chitra Subyakto dengan judul film 'Athirah', kategori tata rias wajah dan rambut terpilih diraih oleh Jerry Octavianus dengan judul film 'Athirah', kategori desain poster terpilih diraih oleh Seto Witoyono dengan judul film 'A Copy of My Mind', kategori lagu tema terpilih diraih oleh Melly Goeslaw & Marthino Lio dengan judul film 'Ada Apa Dengan Cinta 2'.

Sedangkan 8 kategori pemeranan, untuk kategori aktor utama terpilih diraih oleh Reza Rahadian di film 'My Stupid Boss', kategori aktris utama terpilih diraih oleh Cut Mini di film 'Athirah', kategori aktor pendukung terpilih diraih oleh Adi Kurdi di film 'Catatan Dodol Calon Dokter', kategori aktris pendukung terpilih diraih oleh Chelsea Islan di film '3 Srikandi', kategori aktor pendatang baru terpilih diraih oleh Bisma Karisma di film 'Juara', kategori piala Tuti Indra Malaon untuk aktris pendatang baru terpilih diraih oleh Sheryl Sheinafia di film 'Koala Kumal', kategori aktor atau aktris muda terpilih diraih oleh Dionisius Rivaldo Moruk di film 'Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara, dan kategori piala Arifin C. Noer untuk penampilan singkat nan berkesan diraih oleh 'Jennifer Arnelita di film 'Sabtu Bersama Bapak'.

Adapun 8 kategori non bioskop, untuk kategori film pendek terpilih diraih oleh sutradara Harvan Agustriansyah di film 'Pangreh', kategori film dokumenter panjang terpilih diraih oleh sutradara Tino Saroengallo dan Tyo Pakusadewo di film 'Pantja-Sila: Cita-Cita dan Realita', kategori film pendek terpilih diraih oleh sutradara Michaela Clarissa Levi di film 'Ang', kategori kritik film terpilih diraih oleh Paskalis Damar di film 'A Copy of My Mind' : 'A Copy of Joko Anwar's Mind', kategori piala Iqbal Rais untuk debut sutradara berbakat diraih oleh Ernest Prakasa di film 'Ngenest', kategori koleksi dvd terpilih diraih oleh Film 'Ada Apa Dengan Cinta 2 - Box Set', dan kategori video klip musik terpilih diraih oleh sutradara Galih Mulya Nugraha di lagu Tulus yang berjudul 'Ruang Sendiri'.

 


(Des)

RUU Permusikan Salah Sejak Judul

RUU Permusikan Salah Sejak Judul

1 week Ago

Setelah didalami sejumlah pihak, termasuk Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan (KNTL RUUP), te…

BERITA LAINNYA