Pemprov Janjikan Kemudahan Syuting di Sulawesi Utara

Purba Wirastama    •    11 November 2017 12:52 WIB
film indonesia
Pemprov Janjikan Kemudahan Syuting di Sulawesi Utara
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menerima plakat simbolik kerja sama pelaksanaan Malam Anugerah FFI 2017 dari Ketua BPI Chand Parwez Servia dalam jamuan makan malam di Rumah Dinas Gubernur Sulut, Jumat 10 November 2017 (Foto: MTVN/Purba)

Metrotvnews.com, Manado: Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menjanjikan kemudahan akses bagi rumah produksi yang hendak melakukan syuting film di provinsi Sulawesi Utara. Pihaknya juga siap mendukung pendanaan produksi dengan cara mencarikan sponsor.

"Mari bikin film di sini, kami Pemprov Sulawesi Utara siap mendukung pemintaan bapak ibu," kata Olly kepada para sineas dan aktor yang hadir dalam jamuan makan malam jelang acara puncak Festival Film Indonesia 2017 di Rumah Dinas Gubernur Sulut, Jumat 11 November 2017.

"Kalau ada film dibuat di Manado, diputar di bioskop Manado, tidak ada retribusi (hiburan)," imbuh Olly.

Dukungan produksi diberikan Pemprov Sulut sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Medium seni film dinilai mampu mengangkat popularitas wisata daerah yang digunakan sebagai lokasi syuting. Jika aktivitas sektor wisata meningkat, ekonomi dapat lebih bertumbuh.

 "Sejak tahun lalu jadi gubernur, (saya mengetahui besaran) APBD Sulawesi Utara dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan lain-lain sangat minim, sehingga saya mengubah kegiatan utama kita, (menjadi) banting stir tentang pariwisata," terang Olly saat ditanya lebih lanjut.

"Kalau pariwisata ini, kita tahu, bahwa segala sumber daya yang mengarah ke pariwisata harus digerakkan. Salah satunya perfilman," lanjutnya.

Menurut Olly, wujud perhatian Pemprov ke sektor perfilman sudah dilakukan sejak 2016. Waktu itu mereka menjadi tuan rumah pelaksana Apresasi Film Indonesia (AFI) yang digelar di Manado. Tahun ini mereka dipercaya untuk jadi tuan rumah FFI.

Lalu sudah ada sedikitnya tiga proyek film domestik yang melakukan syuting di kawasan ini. Ada Senjakala di Manado, Tommi n Jerri, serta Hujan Bulan Juni. Olly juga menyebut bahwa ada rumah produksi dari Korea Selatan dan Perancis yang melakukan syuting di kawasan Kepulauan Bunaken.

"Memang kegiatan (dukungan) yang kami lakukan sangat berdampak bagi pariwisata di Sulut, dengan adanya beberapa hal: studio-studio luar negeri datang, ada Korea Selatan dan Perancis," tuturnya.

Olly menyatakan Pemprov siap membantu akses pendanaan produksi film, baik cerita atau dokumenter. Apalagi jika 50 persen lokasi syuting berada di wilayah Sulut.

"Kami mendorong para produser ke sini untuk bekerja sama dengan Pemprov. Kalau film-film hiburan begitu tidak boleh pakai (dana) APBD, kami akan ajak perusahaan besar di sini, untuk mendukung dengan (dana) CSR mereka," ungkap Olly.

Malam Anugerah FFI 2017 akan digelar di Grand Kawanua Manado pada Sabtu petang, 11 November 2017. Acara dikelola oleh tim internal bentukan Pemprov Sulut dengan supervisi oleh Panitia FFI Pusat pimpinan Leni Lolang. Sekitar 1.000 tamu undangan diperkirakan hadir, termasuk 150-an sineas dan aktor.


 


(ELG)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

3 days Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA