Film Marka Menangkan Dua Kategori di Eagle Awards 2017

Sri Yanti Nainggolan    •    28 Oktober 2017 19:30 WIB
eagle awards documentary competition
Film Marka Menangkan Dua Kategori di Eagle Awards 2017
Ineu Rahmawati dan Akad Syamifudin--Sri Yanti Nainggolan

Metrotvnews.com, Jakarta: Film Marka berhasil membawa pulang dua penghargaan dalam Awarding Ceremony Eagle awards 2017. Perhelatan ke-13 tersebut mengambil tema Indonesia Cerdas untuk tahun ini. 

Film garapan Ineu Rahmawati dan Akad Syamifudin tersebut memenangkan kategori Film Favorit pilihan warganet dengan presentase 50,56 persen dan Film Terbaik berdasarkan keputusan tiga juri yaitu Garin Nugroho (sutradara), Lola Amalia (sutradara, aktris), dan Yudi Datau (sinematografer).

Film yang menceritakan tentang potret anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di wilayah Serawak, Malaysia yang hanya bisa menempuh pendidikan hingga berusia 12 tahun karena beberapa alasan.

"Film ini dipilih karena menggambarkan kehidupan anak-anak buruh yang sekolah di wilayah Serawak  tentang pendidikan, harapan, cinta tanah air, dan tantangan yang harus dipecahkan oleh bangsa. Film ini sesuai dengan tema Eagle Awards, yaitu Indonesia Cerdas yang mengajak untuk memahami tantangan di Indonesia," ujar Garin setelah mengumumkan pemenang, Sabtu 28 Oktober 2017.

Baca: 10 Ide Cerita Finalis Eagle Award 2017

Ineu Rahmawati yang berasal dari Jawa Barat mengaku sangat senang mendapat penghargaan tersebut. Sebagai relawan di daerah Serawak selama enam tahun, ia merasa tema Eagle Awards tahun ini sesuai dengan kondisi anak-anak di area perbatasan tersebut. 

"Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak di sana walau terbatas karena jauh dari segi lokasi dan tidak terjangkau oleh pemerintah, juga memiliki hak dalam pendidikan," terang Ineu setelah acara berakhir. 

Terkait tema kali ini, Garin mengaku bahwa pemilihan pemenang berdasarkan kualitas dari isi cerita di mana para nominasi telah menunjukkan keberagaman dan tantangan terkait gagasan Indonesia cerdas melalui berbagai hal seperti pendidikan di hutan, pemberdayaan lewat seni, hingga potret perbatasan. Keutuhan penceritaan para nominasi dinilai secara komperehensif oleh para juri. 

Sementara itu, Kioen Moe selaku Ketua Yayasan Eagle Institute berharap para sineas muda bisa terinspirasi dari adanya kompetisi tersebut. "Tema ini diharap dapat menghadirkan sineas muda yang terinspirasi dan peduli pada dunia pendidikan Indonesia," tukasnya di panggung. 

Selain kedua kategori tersebut, ada juga kategori Film Rekomendasi Juri yang dimenangkan oleh film Di Atas Genteng, sebuah kisah tentang Illa Syukrilah Syarief yang merupakan salah satu tokoh penting desa Jatisura di Jatiwangi, Jawa Barat, yang menginisiasi program Jatiwangi Art Factory pada 2005.

Terdapat lima film yang masuk dalam nominasi Eagle Awards 2017 yaitu Marka, Andreas: Melawan Realita, Mengeja Belantara, Mendengar Senyum dan Di Atas Genteng.


(YDH)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

3 days Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA