Lima Informasi Terbaru Soal Film Adaptasi Gim Horor DreadOut

Purba Wirastama    •    01 Desember 2018 07:00 WIB
film dreadout
Lima Informasi Terbaru Soal Film Adaptasi Gim Horor DreadOut
Jumpa pers film Dreadout (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Proyek film horor DreadOut akhirnya merilis sejumlah informasi terbaru, termasuk trailer kedua, jadwal rilis, serta sejumlah pemeran pendukung. DreadOut merupakan adaptasi garapan sutradara dan penulis Kimo Stamboel berdasarkan gim video berjudul sama dari studio Digital Happiness.

Sebelumnya, film yang melibatkan pemain Caitlin Halderman, Jefri Nichol, Marsha Aruan, Irsyadillah, Ciccio Manassero, dan Susan Sameh ini telah merilis cuplikan perdana. Cuplikan awal mengenalkan gedung kosong dan "pintu" gaib yang menjadi latar cerita.

Film ini diproduksi oleh Goodhouse.id bersama SkyMedia serta Lyto Game. Kimo juga menjadi produser bersama Edwin Nazir dan Wida Handoyo. Menurut produser gim Rachmad Imron, banyak tawaran kerja sama dari rumah produksi dan sutradara lain yang datang, tetapi mereka memilih Kimo Stamboel karena kesamaan visi.

"Selain sudah lama ngefans film-film Timo, kami langsung bisa terbayang gimana seru dan kerennya kalau Timo jadi sutradara film ini. Belum banyak pelaku film yang bisa mengapresiasi gim untuk dijadikan film," kata Rachmad dalam pernyataan resmi.

Dalam jumpa pers di CGV Grand Indonesia Jakarta, Jumat, 30 November 2018, produser Edwin dan Wida bersama pemeran berbagi kabar baru tentang film ini. Berikut rangkumannya.

1. Kisah prekuel
Bagi yang sudah menonton cuplikan perdana, dan tahu soal kisah Linda versi gim, mungkin bertanya-tanya kenapa filmnya punya cerita berbeda. Ternyata, seperti telah dipastikan pihak goodhouse, film ini akan menjadi prekuel atas kisah Linda yang punya kekuatan aneh dan mistis dari dalam dirinya.

"Dari awal kami sepakat bahwa film ini prekuel dari gim," kata Wida. "Dalam gim, tidak ada cerita kenapa Linda punya kekuatan supranatural."

"Aku paling muda," jelas Caitlin mengenai tokoh Linda yang dia perankan. "Tetapi aku yang paling berani ketimbang semuanya. Dia punya masa lalu tidak mengenakkan sehingga menjadi seperti ini sampai sekarang."



Film ini mengikuti perjalanan "iseng" lima remaja SMA ke sebuah gedung apartemen angker demi mendapat konten media sosial. Mereka mengajak Linda, yang kenal dekat dengan satpam apartemen, supaya bisa masuk.

Begitu berhasil masuk dan berkeliling, hal yang terlambat disadari, mereka membuka sebuah pintu supranatural dan membuat murka para makhluk penjaga.


2. Sosok para monster terungkap dalam poster dan cuplikan kedua
Trailer kedua dirilis oleh Goodhouse.id di YouTube pada Jumat petang ini. Cuplikan ini mengenalkan beberapa tokoh di sekitar Linda di sekolah serta sejumlah monster yang akan meneror Linda dan kawan-kawannya di "dunia lain".

Di dalam gedung, mereka tanpa sadar telah membuka pintu gaib menuju suatu hutan perkebunan yang tidak mereka kenal. Dari sekian makhluk, dua paling kentara adalah sosok wanita dengan kepala terbalik dan rombongan pocong bersenjatakan clurit, seperti tampak juga dalam poster.

Sama seperti versi gim, para remaja SMA ini menggunakan gawai canggih mereka supaya bisa melihat beberapa sosok setan.

3. Pemeran pendukung
Selain enam pemeran yang telah disebut, pemain pendukung yang terlibat adalah Hannah Al Rashid dan Mike Lucock. Hannah berperan sebagai salah satu guru di SMA, Miller Khan sebagai ketua suatu sekte gelap, dan Salvita Decorte sebagai tokoh bernama Nancy.

Mike berperan sebagai satpam penjaga gedung apartemen kenalan Linda. Tidak seperti orang-orang, satpam ini sangat percaya dengan logika dan mengabaikan anggapan orang soal keangkeran gedung.

"Dia orang yang sangat percaya dengan logika. Jadi ini satu karakter yang nanti bakal lo lihat di film, berubah tiba-tiba," ujar Mike, yang sebelumnya juga bermain dalam film garapan Kimo berjudul Rumah Dara (2009).




4. Rencana sekuel
Menurut Wida, DreadOut akan dikembangkan tidak hanya menjadi satu film saja. Dia menyebut properti intelektual (IP) ini punya peluang besar untuk diterima pasar secara luas karena komunitas gim dan penonton film horor Indonesia yang sama-sama besar.

"Kami ingin mengembangkan IP tidak hanya satu film ini. Kami mulai dari prekuel DreadOut," tutur Wida.

"Yang menantang, target utama kami adalah komunitas gamers Indonesia. Komunitas ini besar sekali – per tahun ini ada 43 juta (orang), ditambah penonton Indonesia yang suka horor. Jadi, potensinya besar. Di satu sisi, kami sadar kami harus hati-hati (...). Terutama pasca-produksi, itu bisa menjadi bumerang."


5. Jadwal rilis
DreadOut akan menjadi film pembuka bioskop domestik tahun depan. Film ini dipastikan akan dirilis pada Kamis, 3 Januari 2019. Jadwal tayang ini juga cukup menantang karena cukup jarang film domestik rilis awal tahun. Pada awal 2018, tiga film lokal pertama baru dirilis pada 11 Januari.



 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA