Berlaga di Wiro Sableng, Fariz Al Farazi Akui Sulit Berdialog

Purba Wirastama    •    29 April 2018 20:50 WIB
film indonesiafilm wiro sableng
Berlaga di Wiro Sableng, Fariz Al Farazi Akui Sulit Berdialog
Fariz Al Farazi (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 menjadi debut film panjang Fariz Al Farazi sebagai aktor. Sebagai pemeran pendekar Bujang Gila Tapak Sakti, kesulitan terbesar Fariz bukan adegan laga atau pertarungan, tetapi justru berdialog.

"Paling sulit akting percakapan karena sebelumnya belum pernah melakukan itu. Kalau bertarung ya pernah punya pengalaman sebelumnya," kata Fariz saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk Jakarta, Minggu, 29 April 2018.

Dalam peran ini, Fariz berbagi banyak adegan dengan Vino G Bastian, pemeran Wiro. Fariz merasa ini adalah lompatan besar yang membuat dia sangat canggung.

"Banyak adegan saya berdialog dengan Vino. Belum pernah (akting) dialog, terus dialog dengan Vino. Ingin buru-buru udahan," tukas Faris tertawa.

Bujang Gila diceritakan sebagai keponakan sekaligus murid Dewa Ketawa. Nama aslinya adalah Santiko. Tubuhnya tambun, senjatanya kipas besar, dan jurusnya adalah gelombang angin dingin dari kedua tangan.

Dalam novel seri karya Bastian Tito, Bujang Gila muncul pertama di edisi ke-71. Pertemuan dengan Wiro terjadi dalam edisi ke-90 Kiamat di Pangandaran.

Wiro Sableng merupakan film adaptasi produksi Lifelike Pictures dan Fox International Production. Angga D Sasongko menjadi sutradara dengan naskah garapan Seno Gumira Ajidarma, Tumpal Tampubolon, serta Sheila Timothy yang sekaligus menjadi produser..

Wiro Sableng direncanakan rilis di bioskop pada September 2018.

 


(ELG)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

3 days Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA