Tiga Kisah Petaka Stuntman Film

Purba Wirastama    •    04 Desember 2017 06:30 WIB
demian aditya
Tiga Kisah Petaka Stuntman Film
Ilustrasi pemain stunt pembalap sepeda motor (unsplash-rendiansyah)

Jakarta: Insiden kecelakaan Edison Wardhana mengingatkan kita bahwa stuntman atau pemain pengganti adalah profesi yang dekat dengan resiko maut. Kendati dua komunitas stunt menyebut Edison bukan stuntman, toh dia tetap berperan sebagai pengganti Demian Aditya saat beraksi dalam panggung siaran langsung SCTV Awards Rabu lalu.

Kisah semacam ini bukan yang pertama. Dalam industri hiburan, baik atraksi langsung maupun film, sudah ada sekian kasus pemain pengganti yang mengalami kecelakaan saat bekerja. Faktornya beragam.

Pendiri Komunitas Stunt Kaget Edison Wardhana Disebut sebagai Stuntman

Metrotvnews.com  merangkum tiga insiden petaka yang dialami pemain stunt film dalam tiga tahun terakhir. Salah satu stunt, Olivia Jackson, 34, berhasil selamat dari maut dan masih melanjutkan aktivitas hingga kini.

1. John Bernecker (The Walking Dead)

Mendiang John Bernecker adalah pria kelahiran Lousiana AS 1984. Sejak 2009, dia tercatat telah bekerja sebagai pemain pengganti di sedikitnya 93 judul film dan serial televisi. Catatan cukup panjang untuk bisa disebut sebagai stunt senior.


John Bernecker (imdb)

Proyek tersebut antara lain Percy Jackson: Sea of Monsters  (2013), Teenage Mutant Ninja Turtles (2014), The Hunger Games: Mockingjay  (2014-2015), dan Logan (2017). Tujuh di antaranya menempatkan dia sebagai koordinator stunt, seperti serial The Parallax Theory.

Proyek yang berujung maut adalah saat dia menjadi salah satu stunt untuk serial The Walking Dead  musim ke-8 episode pertama. Dalam gladi bersih di set Georgia pada 12 Juli 2017, sekitar pukul 13.11, terjadi kecelakaan. John jatuh ke lantai beton dari balkon 6,5 meter. Dia menderita cedera parah di bagian kepala.

Menurut The Hollywood Reporter  berdasarkan catatan kepolisian setempat, seharusnya John jatuh ke bantalan dan tumpukan boks, tetapi meleset beberapa inci. John juga disebut tidak mendapat jarak cukup aman dari balkon saat jatuh. Dia berusaha meraih pagar dengan kedua tangan, tetapi gagal.

Ada beberapa hal janggal dalam insiden ini. Misal, ada foto set yang menampilkan balkon tetapi tak ada tumpukan boks di bawah, atau ambulans yang butuh waktu 17 menit untuk mendatangi korban, yang akhirnya justru dibawa ke rumah sakit lokal oleh helikopter tetapi baru 30 menit pasca-insiden. Sementara damkar tiba dalam tujuh menit.

Nyawa John tak dapat diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal pada pukul 18.30, tujuh jam setelah jatuh.

Penyelidikan dalam kasus ini rumit tatkala orang-orang yang terlibat proyek bungkam. JP Traylor, wakil kepala polisi daerah, datang ke lokasi setengah jam setelah insiden. Dia tak  dapat bertemu dengan para anggota kru lantaran mereka telah pergi dari lokasi atas instruksi seseorang.

Seluk-Beluk Profesi Stunt dalam Film

Monty L Simons, koordinator stunt yang dideskripsikan sebagai stunt berhati baik, sangat berkualitas, dan kompeten, juga tidak dapat dimintai keterangan. Sejumlah media massa mengontak Monty tetapi tak kunjung mendapat tanggapan.

Polisi juga tidak dapat meminta keterangan dari asisten sutradara pertama, yang mana secara umum punya tanggung jawab atas keamanan set. Nama sang asisten ditutup dari publik.

Produksi episode ini sempat dihentikan. Lima hari kemudian, syuting berlanjut. Nama John dicantumkan dalam TWD episode pertama yang dirilis 22 Oktober 2017.

2. Joi Harris (Deadpool 2)

Mendiang Joi 'SJ' Harris lahir di New York pada 1976. Vanity Fair  mencatat SJ sebagai wanita Afro-Amerika pertama di AS yang mendapat lisensi untuk mengikuti acara balap sepeda motor. Dia mendapat lisensi pada 2015, setelah berlatih sejak 2009.


Joi Harris (comicbook)

Proyek film pertama dia sebagai pemain stunt adalah Deadpool 2  produksi 20th Century Fox. SJ menjadi pemain pengganti untuk Zazie Beetz, pemeran tokoh Domino. Insiden kecelakaan terjadi saat mereka melakukan syuting di set jalanan Vancouver pada 14 Agustus 2017.

Menurut laporan Deadline, berdasarkan penyelidikan badan administrasi keselamatan kerja WorkSafeBC sehari setelah insiden, area tersebut ditutup untuk publik saat syuting atas ijin kepolisian setempat. SJ disebut telah melakukan latihan adegan dengan sepeda motor.

Dalam adegan, dia keluar dari pintu terbuka salah satu gedung, menyeberang di pijakan beton dan jalur landai yang telah dibangun di atas tiga tangga, menuju tangga perhentian.

Namun saat syuting adegan pertama, sepeda motor SJ melampaui titik perhentian dan terus menuruni jalur landai kedua melintasi jalanan. Sepeda motor tersangkut di trotoar dan SJ, yang tidak mengenakan helm, terlempar ke jendela kaca gedung Shaw Tower. Dia meninggal di lokasi.

Dari sumber lain, Deadline  melaporkan bahwa SJ telah melakukan lima kali take (satuan pengambilan gambar dari action hingga cut) pada hari itu. Insiden maut terjadi pada take ke-6. Syuting untuk adegan tersebut ditangani tim atau unit kedua.

Sumber Deadline  yang lain menyebut bahwa sepeda motor SJ berjalan cukup lambat, tak sampai 15 km per jam. Namun menurut sumber Vancouver Sun, yang melihat kejadian dari lantai tujuh bangunan lain, sepeda motor SJ tampak menambah kecepatan, melintasi jalanan, dan menghindari pejalan kaki sebelum hilang dari pandangan dia.

3. Olivia Jackson (Resident Evil: The Final Chapter)

Olivia Jackson adalah wanita kelahiran Cape Town, Afrika Selatan, 1983. Mantan petarung Muaythai Pro ini menjadi pemain pengganti film sejak 2011. Proyek pertama dia adalah film The Burma Conspiracy.


Olivia Jackson (instagram olivia_stunts)

Dalam beberapa proyek film berikutnya, dia menjadi double body, atau sosok pengganti untuk aktor-aktor top Hollywood, seperti Karen Gillan untuk Guardians of the Galaxy, Gwyneth Paltrow untuk Mortdecai, serta Charlize Theron dan Rosie Huntington-Whiteley untuk Mad Max: Fury Road.

Pada 2015, dia menjadi pemain pengganti Milla Jovovich untuk Resident Evil: The Final Chapter. Kecelakaan terjadi saat mereka melakukan syuting di Johannesburg pada September 2015.

Menurut laporan The Sun, Olivia tengah melakukan adegan kejar-kejaran sepeda motor yang disebut hanya berjalur lurus dan tidak berbahaya. Karena kebutuhan adegan, dia tidak mengenakan alat pengaman atau helm. Adegan ini diklaim telah sesuai standar keamanan profesi.

Namun apa yang tiba-tiba tak dapat dikontrol adalah alat lengan mekanik yang digunakan untuk menggerakkan kamera. Lengan berbahan logam ini tidak berfungsi ketika hendak diangkat. Olivia, yang mengendarai sepeda motor, tak sempat menghindar dan menabrak mesin tersebut.

Dia mengalami cedera serius dan koma selama 17 hari. Setelah dirawat intensif dan pulih, Olivia menulis pesan di Facebook mengenai serangkaian kerusakan tubuh, termasuk lengan kiri yang diamputasi dan bagian tulang punggung yang bengkok.

Dia mengalami pendarahan dan pembengkakan otak, luka arteri utama di leher, bagian muka remuk, beberapa tulang rusuk patah, kelumpuhan lengan, robek saraf sumsus tulang belakang, serta kerusakan pada beberapa tulang lain, seperti belikat, selangka, sendi pundak, dan jari.

Setelah itu dia berupaya untuk beraktivitas kembali, seperti di balap motor, beladiri, dan menjahit. Dia rutin mengepos foto kegiatan di akun Instagram @olivia_stunts. Suaminya adalah David Grant yang juga seorang pemain pengganti.

 


(DEV)