Yuma Ishigaki Ingin Pertemukan Superhero Jepang di Film

Purba Wirastama    •    09 Agustus 2017 11:04 WIB
film
Yuma Ishigaki Ingin Pertemukan Superhero Jepang di Film
Yuma Ishigaki (Foto: Metrotvnews.com/Purba Wirastama)

Metrotvnews.com, Jakarta: Waralaba dan pembenturan dunia fiksi para tokoh film tampaknya memang jadi salah satu strategi andalan para pembuat film di sejumlah negara. Tidak hanya Hollywood dengan superhero Marvel dan DC atau para monster Universal, industri film Jepang juga telah mengambil langkah dengan membuat dunia fiktif bersama yang berisi para tokoh superhero tokusatsu.

Sebagian dari kita mengenal sejumlah sosok Kamen Rider lewat kanal televisi swasta. Generasi yang lebih tua mungkin mengenal Gavan, yang namanya kemudian menjadi asal mula bahasa slang 'segede gaban'. Dulu Kenji Ohba menjadi aktor pemeran Gavan selama 35 tahun sejak 1982, sebelum digantikan oleh Yuma Ishigaki untuk versi terkini.

Yuma, dalam kunjungan ke ajang Popcon Asia 2017 di Jakarta pekan lalu, bercerita bahwa dia memang berniat untuk mempertemukan para tokoh superhero Jepang di satu kisah. Kelompok pahlawan super ini dinamai Space Squad, yang mendapat inspirasinya dari kisah Avengers buatan Marvel.

"Gavan yang saya perankan sekarang adalah Avengers selanjutnya. Kami mau membuat sebuah dunia fiksi dan kaptennya adalah Gavan. Kamen Rider, Super Sentai, dan Metal Heroes menjadi satu dan kaptennya Gavan," kata Yuma kepada sejumlah wartawan.

"Sekarang prosesnya baru Space Squad. Tapi saya ingin mengajak Ultraman," lanjut dia.

Secara pribadi, Yuma juga ingin membenturkan dunia tokusatsu dengan dunia tokoh superhero Green Arrow dari komik DC. Kendati berbeda kultur cerita, niat adaptasi ini bukan tidak mungkin. Pada era 1970-an, tokoh Spider-Man dari komik Marvel pernah diadaptasi ke serial televisi Jepang oleh Toei Company.

Serial ini dikenal dengan nama Supaidaman. Serial berjalan selama 40 episode dengan bintang utama Shinji Todo. Nama tokoh utama bukan Peter Parker, tetapi Yamashiro Takuya. Cerita pun berbeda dengan versi komik asli.

Satu hal yang paling membedakan Supaidaman dengan Spider-Man adalah pesawat tempur. Sang manusia laba-laba versi Jepang memiliki sebuah pesawat, yang dapat berubah wujud menjadi robot raksasa bernama Leopardon. Menurut Delta, pengamat tokusatsu yang ditemui di Popcon Asia 2017, serial Supaidaman merupakan kali pertama tayangan superhero Jepang memasukkan unsur robot raksasa.

Lagipula, relasi Jepang - Hollywood soal adaptasi cerita juga telah berjalan sejak lama. Super Sentai produksi Toei adalah sumber adaptasi kisah Mighty Morphin Power Rangers versi AS, yang lebih dikenal penonton Indonesia karena sempat ditayangkan di kanal televisi swasta pada era 1990-an.


(DEV)

Renjana Base Jam Bernostalgia

Renjana Base Jam Bernostalgia

1 day Ago

"Sesuai lagu kita yaitu, Jatuh Cinta dan Rindu. Bagaimana mengenang awal orang 'jatuh …

BERITA LAINNYA