Film Terbaru Angelina Jolie Tuai Pujian dari Kritikus

Raka Lestari    •    04 September 2017 16:03 WIB
film asing
Film Terbaru Angelina Jolie Tuai Pujian dari Kritikus
(Foto: via Aceshowbiz)

Metrotvnews.com, Colorado: Para Kritikus film memberikan pujian terhadap proyek film terbaru Jolie, First They Killed My Father: A Daughter of Cambodia Remembers.

Meskipun ada kontroversi seputar metode casting di panti asuhan, dimana terdapat sebuah permainan yang cukup mengganggu yang sengaja disiapkan untuk menemukan pemeran utama dalam film tersebut, film terbaru arahan Angelina Jolie ini tetap mendapatkan sambutan hangat di Telluride.

Scott Feinberg menyebutnya sebagai “arahan terbaik”. Ia juga menambahkan “mungkinkah nanti akan ada pesaing diluar kategori  film berbahasa asing."
 
Mark Johnson setuju, dan menggambarkannya sebagai film yang “brutal, melelahkan dan sangat pribadi.” Film tersebut ditakdirkan mendapat penghargaan di @AwardsCircuit.
  Anne Thompson menyebutnya sebagai “drama Perang Kamboja skala besar dan kuat dari sudut pandang seorang wanita.” Ia juga menambahkan, “bukan karena sesuatu yang menyedihkan.”
 
Kristopher Tapley mengatakan film tersebut “sedikit terlalu lama tapi sejauh ini merupakan film terbaik Jolie, dan cukup menakjubkan pada bagian awal.”
 
Sementara, Eric Kohn menulis, “Saya mengagumi seluruh aspek pembuatan film Angelina Jolie dalam setiap karyanya. Kini ia memberikan yang terbaiknya #telluride.”
 
Tomris Laffly mengatakan film tersebut “kebanyakan tidak berdialog, menyiksa, kadang-kadang sangat menyentuh. Bisa lebih tegang, tapi kuat #Telluride.”
 
Sasha Stone memberi aktris tersebut “standing ovation” pada karya terbarunya.
 
First They Killed My Father: A Daughter of Cambodia Remembers  tayang perdana pada Telluride Film Festival 2017, Sabtu 2 September di Colorado. Anak-anak Angelina Jolie, Maddox (16), Pax (13), Zahara (12), Shiloh (11), si kembar Knox and Vivienne (9) mendukung ibu mereka pada acara tersebut. Setelah berpartisipasi dalam festival, film tersebut akan ditayangkan di bioskop, dan mulai streaming di Netflix mulai 15 September.

Film ini mengambil setting tempat di Kamboja, tempat Maddox diadopsi oleh Angie. Diadopsi dari memoir Loung Ung’s 2000  tentang genosida yang dilakukan Khmer Merah. Maddox menjabat sebagai executive produser dalam film tersebut, sementara Pax, anaknya yang diadopsi dari Vietnam bekerja sebagai fotografer.

“Mad sudah mendengar cerita Loung selama hidupnya, dan saya katakan kepadanya, ‘Suatu hari, nak, Kamu harus siap dan kamu akan menceritakannya kepadaku untuk masuk ke dalam negaramu. Tapi aku membutuhkan bantuanmu untuk bekerja sama, dan kamu harus berada disana setiap hari dan tidak bisa mengatakan tidak, dan kau akan lelah,’ ” ujar ibu 6 anak ini kepada The Telegraph.

“Dan suatu hari dia mengatakan ‘aku siap’. " kenang Jolie.
 


(DEV)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

1 day Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA