Hanung Pernah Melamar Bumi Manusia ke Pramoedya Ananta Toer saat Masih Kuliah

Purba Wirastama    •    24 Mei 2018 19:45 WIB
hanung bramantyofilm bumi manusia
Hanung Pernah Melamar Bumi Manusia ke Pramoedya Ananta Toer saat Masih Kuliah
Hanung dan Produser Falcon Frederica (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Proyek film adaptasi novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dipastikan berjalan dalam arahan sutradara Hanung Bramantyo. Menurut Hanung, membuat film ini adalah satu impiannya yang lain saat kuliah.

Itu diceritakan Hanung dalam jumpa pers pengumuman proyek Bumi Manusia di Studio Alam Gamplong, Yogyakarta, Kamis, 24 Mei 2018. Sebagian besar proses syuting akan dikerjakan di area seluas 2,5 hektare ini. Selain mengenalkan proyek Bumi Manusia, Hanung juga mengenalkan studionya yang dibangun bersama sejumlah rumah produksi dan Desa Sumberrahayu.

"Studio ini berawal dari mimpi, sama seperti Bumi Manusia berawal dari mimpi. Saya baca novel ini saat SMA, lalu saat kuliah – waktu itu di IKJ (Institut Kesenian Jakarta)," ungkap Hanung.

"Dua kali baca itu, saya bermimpi untuk memfilmkan ini. Saya datang ke rumah Pak Pram, bilang mau memfilmkan Bumi Manusia. Pak Pram cuma ketawa," lanjutnya.

Kata Hanung, Pram tidak menyanggupi permintaan yang dia akui memang masih naif dan polos. Pram bercerita bahwa kisah Bumi Manusia juga telah ditawar oleh sutradara Oliver Stone, kendati akhirnya tidak diberikan juga.

"Bukan saya tidak mendukung mahasiswa, tetapi saya hidup dari sastra. Saya berhitung juga di situ," ujar Hanung menirukan jawaban Pram.

Belasan tahun kemudian, proyek adaptasi film justru datang padanya melalui tawaran produser HB Naveen dari Falcon Pictures. Hanung menyanggupi.

"Siapa yang tidak mau?" tukas Hanung.

Hanung mengembangkan naskahnya bersama penulis naskah Salman Aristo. Lisensi produksi film ini didapat Falcon setelah sebelumnya beredar kabar mengenai rencana adaptasi dari Garin Nugroho, lalu Mira Lesmana dan Riri Riza.

 


(ELG)