Kata Joko Anwar soal Kisah Pengabdi Setan Versi Baru

Purba Wirastama    •    20 September 2017 22:03 WIB
joko anwarfilm pengabdi setan
Kata Joko Anwar soal Kisah Pengabdi Setan Versi Baru
Joko Anwar (Foto: Metrotvnews/Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jika menyimak trailer film Pengabdi Setan versi Joko Anwar, ada sejumlah tokoh baru seperti dua anak-anak dan satu nenek. Kehadiran ketiga tokoh mengisyaratkan bahwa film versi baru punya alur cerita yang berbeda dengan versi asli garapan Sisworo Gautama Putra.

Menurut Joko, cerita versi dia memang dibuat berbeda, tetapi masih berbagi dunia fiksi yang sama.

"Bikin (film) remake itu agak susah karena kita enggak bisa sama dengan aslinya. Karena kalau sama, jadinya orang (bertanya): ngapain nonton yang sekarang?" kata Joko usai press screening di Epicentrum XXI Jakarta, Rabu 20 September 2017.

"Kami berusaha untuk memberi cerita ini universe yang sama, dan ada dua hal yang lebih kami perdalam di sini, yaitu skenario dan karakter. Beberapa karakter akan dikembangkan, kalau film ini sukses," imbuh Joko.

Pengabdi Setan bercerita tentang suatu keluarga yang ibunya (Ayu Laksmi) sakit aneh selama tiga tahun. Setelah ibu meninggal, bapak (Bront Palarae) memutuskan untuk kerja di luar kota meninggalkan anak-anak (Tara Basro, Endy Arfian, M Adhiyat, Nasar Anuz).

Tak lama, anak-anak merasa bahwa ibu kembali berada di rumah. Situasi semakin seram saat mereka tahu bahwa ibu datang lagi tidak sekadar untuk menjenguk, tetapi untuk menjemput mereka.

Film ini kembali diproduksi Rapi dan berkolaborasi dengan CJ Entertainment. Joko menulis naskah dan menjadi sutradara. Sunil Samtani dan Gope Samtani menjadi produser. Aktor lain yang terlibat adalah Dimas Aditya, Egy Fedly, Arswendy Bening Swara, Elly D Lutan, Asmara Abigail, dan Fachri Albar.

Pengabdi Setan dijadwalkan tayang di bioskop mulai Kamis 28 September 2017.




 


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

1 day Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA