Blade Runner 2049 Dikritik Tak Hargai Perempuan, Sutradara Beri Jawaban Ini

Purba Wirastama    •    27 November 2017 11:15 WIB
film asing
Blade Runner 2049 Dikritik Tak Hargai Perempuan, Sutradara Beri Jawaban Ini
(Foto: Youtube)

London: Sutradara Blade Runner 2049 Denis Villeneuve memberi tanggapan atas kritik terkait pencitraan karakter perempuan dalam film tersebut. Film sekuel yang dirilis pada Oktober 2017 ini dinilai seksis dan merendahkan sosok perempuan.

Ulasan di The Guardian  misalnya, menyebut tokoh Mariette, yang diperankan Mackenzie Davis, adalah pekerja seks yang hanya digunakan sebagai boneka.

Dalam wawancara dengan Vanity Fair, Denis menanggapi kritik tersebut. Menurut dia, film ini merupakan cerminan atas dunia yang tidak ramah bagi perempuan.

"Aku sangat sensitif dalam membuat penokohan perempuan dalam film. Ini adalah film cerita kesembilanku dan enam di antaranya punya tokoh utama perempuan," kata Denis.

"Blade Runner  pertama begitu keras terhadap perempuan; sesuatu yang berkaitan dengan estetika film noir. Namun aku mencoba memberi kedalaman bagi semua karakter. Untuk Joi (Ana de Armas), karakter hologram, kalian melihat bagaimana dia berkembang. Kupikir ini menarik," lanjut dia.

Pria kelahiran Kanada 1967 ini menyebut bahwa sinema merupakan cerminan masyarakat. Sejumlah film memang berusaha memotret dunia dalam gambaran ideal atau utopis. Namun Blade Runner  merupakan potret distopia.

"Apa itu sinema? Sinema adalah cerminan masyarakat. Blade Runner  itu bukan soal hari esok, tapi hari ini. Maaf, tapi dunia ini tidak ramah terhadap perempuan."

"Ada gagasan begini dalam sinema Amerika. Kalian ingin membuat gambaran dunia yang ideal. Kalian ingin melukiskan utopia. Bermimpi akan dunia yang lebih baik, mendukung sesuatu yang lebih baik, itu bagus," tutur Denis.

"Namun jika kalian menonton film-filmku, mereka menggali bayangan hari ini. Blade Runner pertama adalah pernyataan distopia terbesar atas setengah abad terakhir. Aku menyambung gagasan itu. Jadi ya, (2049) adalah visi distopia hari ini, yang memperbesar semua sifat buruk. Begitu tanggapanku," ucap dia.

Blade Runner 2049  merupakan sekuel atas film Blade Runner  (1982) arahan Ridley Scott. Naskah kedua film dikerjakan Hampton Fancher dan David Peoples. Kisah diadaptasi dari novel karya Philip Kindred Dick berjudul Do Androids Dream of Electric Sheep (1968).

Belum lama ini, Denis mengungkap bahwa dia sempat membidik musisi David Bowie untuk memerankan tokoh Niander Wallace. Namun David meninggal pada Januari 2016 dan pemeran tokoh dipercayakan ke Jared Leto.




(DEV)