Abimana Aryasatya Rambah Dunia Belakang Layar

Cecylia Rura    •    16 November 2017 09:10 WIB
abimana aryasatya
Abimana Aryasatya Rambah Dunia Belakang Layar
Abimana (Foto: Metrotvnews/Cecylia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jakarta: Selain berlaga di depan layar, aktor Abimana Aryasatya juga mencoba peruntungan di belakang layar sebagai produser film. Hal ini diketahui saat Metrotvnews.com menemui bintang Warkop DKI Reborn tersebut di sela acara yang digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Rabu 15 November 2017.

"Gue di sini sebagai partisipan, salah satu produser film The Sea Monster, harapan gue sebenarnya belajar hal-hal baru," katanya.

Film The Sea Monster sendiri merupakan satu dari 10 proyek film terpilih kategori destinasi wisata dari 40 proyek film terpilih oleh Akatara. Untuk mengerjakan proyek ini, Abi mengaku ia bersama tim perlu melakukan riset panjang. Seperti mengunjungi daerah Wakatobi sebagai lokasi syuting serta melakukan pendekatan terhadap masyarakat lokal.

Cerita ini sendiri berkisah tentang sosok perempuan yang menghidari kodratnya sebagai ibu. Inspirasi cerita diambil dari sudut pandang yang tidak biasa. Abimana menjelaskan, film ini mengambil sudut pandang orang asing yang bermukim dan terlibat konflik dalam kehidupan masyarakat di Wakatobi.

Soal Akatara, Abimana berpendapat ini adalah event pertama kali di Indonesia sehingga ada banyak ilmu yang bisa digali meski sebenarnya acara seperti ini sudah banyak diadakan di luar negeri. Abi sebagai salah satu seniman di bidang seni peran mengatakan ia ingin melihat kesempatan baru di dunia perfilman dengan belajar dari sosok-sosok hebat seperti dari sutradara Edwin dan Dewan Kesenian Jakarta.

Terkait jalannya program Akatara, Abi mengatakan optimis program yang rencananya diadakan tahunan ini akan berjalan baik ke depan dan dapat terselenggara untuk kedua kalinya.

"Harus optimis, tahun depan harus ada lagi. Banyak ketakutan orang-orang yang tidak akan ada lagi yang seperti ini, ada atau nggak ada Bekraf atau yang lainnya, insyaallah kita tetap adakan acara yang seperti ini," tegas Abimana.

Ia juga berharap generasi-generasi selanjutnya memiliki tekad untuk terus belajar. Sebab, saat ini sumber daya manusia di bidang perfilman masih kurang. Sementara industri meningkat secara penjualan.

"Mungkin pekerja vlogger justru lebih banyak sekarang, haha. Gue harap (acara ini) tiap tahun ada," jelas Abimana.

 


(ELG)