Ulasan Film Mata Batin 2

Cecylia Rura    •    14 Januari 2019 08:15 WIB
ulasan film
Ulasan Film Mata Batin 2
Salah satu adegan film Mata Batin 2 (Foto: Hitmaker Studios)

Jakarta: Alia kali ini bersedih karena kehilangan Abel. Sang adik harus meregang nyawa karena kekuatan supranatural yang dimilikinya telah menguak asal usul arwah bernama Mirah. Sepeninggal Abel, Alia memutuskan memulai lembaran baru dengan menjadi relawan di rumah panti asuhan milik Fadli dan Laksmi.

Alia menemukan energi aneh ketika tinggal di rumah panti. Dia lalu bertemu Nadia yang juga memiliki kekuatan yang sama seperti Abel. Keduanya akrab, hingga suatu ketika mereka tanpa sengaja melepas arwah bernama Darmah setelah mendengar seorang anak minta tolong. Ada yang ingin disampaikan oleh Darmah dan berkaitan dengan kematian Abel.

Sentuhan khas Rocky Soraya begitu tampak sebagai sutradara sekaligus produser dalam film ini. Mulai dari alur cerita yang berbasis sepeninggal keluarga, pertempuran bersama arwah, kekuatan asmara berujung maut, hingga adegan berdarah-darah. Kurang tepat jika ini dibilang sekadar horor, melainkan horror-crime-thriller. Penonton film Sabrina pasti tahu bagaimana sentuhan khas Rocky.

Teknik pengambilan gambar zoom in dan zoom out dirasa cukup memusingkan penonton. Untuk pengambilan gambar ala 'roller coaster' mengikuti pemain yang berlarian sudah dirasa cukup, tanpa harus menggunakan teknik pengambilan gambar berputar 360 derajat.

Soal penokohan, ada Sophia Latjuba yang menjadi wajah baru dalam film besutan Rocky Soraya.

Klasifikasi 17+ rasanya kurang tepat. Melihat film DreadOut karya Kimo Stamboel yang sebelumnya hanya memperlihatkan satu scene adegan beradarah juga mendapat klasifikasi sama. Untuk Mata Batin 2, klasifikasi usia seharusnya bisa di atas itu. Sebab ada beberapa adegan bengis yang lebih berdarah-darah daripada film DreadOut.

Mata Batin 2
Sutradara: Rocky Soraya
Produser: Rocky Soraya (Hitmaker Studios)
Pemain: Jessica Mila, Nabilah Ayu, Bianca Hello, Jeremy Thomas, Sophia Latjuba
Rilis Indonesia: 17 Januari 2019
Durasi: 115 Menit
Klasifikasi LSF: 17+


(FIR)