Wonder Woman Dibuat Sebagai Film Ramah Remaja

Purba Wirastama    •    30 Mei 2017 16:43 WIB
wonder woman
Wonder Woman Dibuat Sebagai Film Ramah Remaja
Wonder Woman (Foto: dcfilms)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kendati film Wonder Woman mengambil latar belakang kisah Perang Dunia I, target penonton termuda adalah remaja usia 13 tahun. Sutradara Patty Jenkins menegaskan bahwa kisah pertempuran Diana Prince memang dibuat sebagai film yang ramah remaja.

Film produksi DC FIlms ini mendapat klasifikasi PG-13, atau Parent Strongly Cautioned dari Motion Pictures Association of America (MPAA). Artinya, orang tua diminta berhati-hati karena beberapa materi mungkin kurang tepat untuk anak pra-remaja. Sementara di Indonesia, Lembaga Sensor Film (LSF) memberikan klasifikasi 13+ atau film khusus penonton di atas usia 13 tahun.

"Aku sangat berhati-hati jangan sampai film ini dapat nilai R (Restricted). Aku sepenuhnya mendukung film-film yang memiliki nilai R. Namun dalam kasus ini aku sangat sadar, bahwa ada gadis kecil yang ingin nonton (Wonder Woman), dan aku ingin melindungi mereka," kata Patty seperti dilansir dari Cinema Blend.

Restricted adalah salah satu klasifikasi yang menyatakan film memiliki beberapa materi dewasa. Orang tua diminta mempelajari film terlebih dulu sebelum membawa anak mereka menonton. Sementara klasifikasi yang lebih ramah anak adalah PG (Parents Guide) dan G (General Audiences). LSF sendiri mempunyai tiga klasifikasi lain, yaitu Semua Umur, 17+, dan 21+.

"Maka film ini tidak boleh bernilai R. Aku lebih senang jika film dibuat untuk nilai PG, tapi ini tentang perang dunia I, jadi kami tidak bisa (membuatnya lebih ramah untuk penonton anak-anak)," imbuh Patty.

Wonder Woman adalah film panjang kedua Patty Jenkins sebagai sutradara setelah Monster (2003). Film ini bercerita tentang Diana Prince (Gal Gadot) yang bertemu dengan agen rahasia Amerika Steve Trevor (Chris Pine) yang terdampar di perairan Themyscira, tempatnya tinggal. Dari Steve, Diana mengetahui bahwa di luar sana sedang terjadi perang dunia dan tergerak pergi untuk mengakhirinya.

Film hasil kerjasama DC dan sejumlah rumah produksi ini dijadwalkan tayang di Indonesia pada Rabu 31 Mei 2017.


(ELG)