Film Preman Pensiun Ingin Melepas Rindu Penggemar Sinetronnya

Elang Riki Yanuar    •    11 Januari 2019 07:00 WIB
Film Preman Pensiun
Film Preman Pensiun Ingin Melepas Rindu Penggemar Sinetronnya
Poster Film Preman Pensiun (Foto: mncpictures)

Jakarta: Film Preman Pensiun tak lama lagi akan tayang di bioskop. Film ini akan melanjutkan kisah serial Preman Pensiun yang berakhir tiga tahun lalu.

Sinetron Preman Pensiun merupakan serial mengangkat kisah yang dekat dengan masyarakat sehingga mudah diterima. Setelah tiga musim, serial ini berakhir. Karena itu, film Preman Pensiun mencoba melepas kerinduan penggemar sinetronnya dulu.

"Melanjutkan cerita dari serial televisi favorit ke versi layar lebar, merupakan tantangan bagi sutradara dan penulis naskah Preman Pensiun, Aris Nugraha. Apalagi sudah tiga tahun, serial Preman Pensiun tak ditayangkan lagi. Tentu banyak penggemar yang rindu dengan kehidupan Muslihat (Epy Kusnandar) bersama mantan anak buahnya," kata Toha Essa dalam keterangan tertulisnya.

Film Preman Pensiun akan mengambil kisah Gobang (Dedi Moch Jamasari) yang kembali ke pasar setelah tiga tahun pulang kampung untuk membuka usaha peternakan lele. Kehadiran Gobang disambut pertanyaan rekan-rekannya, seperti Ujang (M Fajar Hidyatullah), Bohim (Kris Tato) dan Dikdik (Andra Manihot). Gobang ternyata ingin menyelidiki kasus pengeroyokan yang menewaskan adik iparnya.

"Selain seru dan menegangkannya penyelidikan tentang kematian adik ipar yang dilakukan Gobang, kisah tentang keluarga Muslihat dan Esih (Vina Ferina) pun menarik diikuti, termasuk pertemuannya kembali dengan Kinanti (Tya Arifin) anak Kang Bahar (almarhum Didi Petet). Kelucuan hubungan Dikdik dan Imas (Soraya Rasyid) serta kekompakan Pipit (Ica Naga) dan Murad (Deny Firdaus) melengkapi kisah di film Preman Pensiun," paparnya.

Berbeda dari kebanyakan film MNC Pictures, film Preman Pensiun akan menggelar premier di dua kota, Jakarta dan Bandung. Bandung dipilih sebagai kota kedua gala premier film Preman Pensiun karena memiliki nilai historis tersendiri. Sama seperti versi serial televisinya, Bandung dijadikan kota utama berlangsungnya syuting film Preman Pensiun.

"Latar belakang budaya Sunda juga menjadi pertimbangan pihak rumah produksi untuk melakukan gala premier di Bandung, Jawa Barat. Kisah di film Preman Pensiun dibuat lebih kompleks namun tidak meninggalkan ciri khas versi serial televisinya. Komedi satir yang dikemas dalam dialog-dialog yang ringan dan pas, masih kental disajikan di film Preman Pensiun yang bisa disaksikan keluarga Indonesia," jelas Toha Essa.

Film Preman Pensiun akan tayang di bioskop pada 17 Januari 2019.



 


(ELG)