Indro: Saya Tak Pernah Menuntut Royalti Film Warkop DKI

Elang Riki Yanuar    •    07 Oktober 2016 18:35 WIB
indro warkop
Indro: Saya Tak Pernah Menuntut Royalti Film Warkop DKI
Indro Warkop (Foto:Metrotvnews/Elang)

Metrotvnews.com, Jakarta: Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part sukses meraih 6,5 juta penonton. Kesuksesan ini akan berdampak kepada para pemainnya, salah satunya Indro.

Selain ikut bermain, Indro merupakan personel grup Warkop DKI yang masih hidup. Film Warkop DKI Reborn memang terinspirasi dari film-film Warkop DKI terdahulu. Meski begitu, Indro tak terlalu memikirkan bonus yang akan didapatnya.

"Saya berpikirnya lebih mengajak mereka (para pemain Warkop DKI Reborn) untuk mencetak prestasi. Jadi pikirkan prestasi dulu, jangan prestise. Kalau yang dipikirkan prestise maka prestasinya enggak keuber," kata Indro dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com.
 
Indro menegaskan, persoalan materi bukan alasan utamanya ketika bermain film. Dia lalu mencontohkan bagaimana dirinya tidak pernah meminta-minta royalti dari film Warkop DKI terdahulu. Misalnya ketika film Warkop DKI diputar di televisi, Indro mengaku tidak pernah mendapat royalti selama puluhan tahun.

Falcon Pictures sendiri mengaku sudah memberikan royalti kepada personel dan ahli waris grup Warkop DKI ketika hendak membuat film Warkop DKI Reborn. Namun, hanya beberapa film yang memang sudah dibeli hak ciptanya oleh Falcon Pictures seperti Maju Kena Mundur Kena, IQ Jongkok, Dongkrak Antik dan Chiips. Adegan dari film-film inilah yang memang banyak menginspirasi Warkop DKI Reborn.

"Film Warkop dari dulu sampai detik ini, apa pernah saya dapat royalti? Tidak pernah sepeser pun. Tapi pernahkah saya menuntut? Tidak pernah. Karena pada saat itu kami mikirnya prestasi saja dulu. Maka jangankan bonus, royalti, good will saja tidak ada," ungkap Indro.

Sementara itu, pencapaian Warkop DKI Reborn juga disambut gembira Vino G Bastian yang memerankan Kasino. Bagi Vino, poin penting kesuksesan Warkop DKI Reborn adalah momen kebangkitan film Indonesia dari segi jumlah penonton.

"Ini bukan dalam posisi siapa mengalahkan dan siapa dikalahkan. Sesama film Indonesia kita saling dukung. Ketika Habibie dan Ainun, Laskar Pelangi sukses, kita juga senang dan bangga," kata Vino.

Vino tak menampik banyak juga kritik yang ditujukan kepada film garapan Anggy Umbara itu. Kritik itu diterima Vino sebagai masukan agar Warkop DKI Reborn Part 2 lebih baik lagi.

"Semakin tinggi pencapaian kita, semakin banyak yang harus diperbaiki. 6,5 juta masih banyak kritikan di dalamnya, dan kritikan itu yang kita akomodir untuk karya kita berikutnya," ucap Vino.




 


(ELG)