Nia Dinata dan Garin Nugroho Jadi Juri Kompetisi Film Pendek Bertajuk Ekonomi Mikro

Purba Wirastama    •    08 Agustus 2017 14:32 WIB
nia dinatagarin nugroho
Nia Dinata dan Garin Nugroho Jadi Juri Kompetisi Film Pendek Bertajuk Ekonomi Mikro
Nia Dinata (Foto: dok.MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Amartha Mikro Fintek, penyedia jasa fintek peer-to-peer untuk usaha mikro, mengadakan kompetisi film pendek dengan sorotan utama pada kegiatan usaha mikro dan kecil. Program mengusung tema besar Untungnya Terhubung dan menyediakan hadiah total Rp350 juta.

Pendaftaran film dibuka sejak Selasa 8 Agustus 2017 dan akan berakhir pada 9 Oktober 2017. Ada dua kategori, yaitu fiksi dan dokumenter. Tema khusus untuk film fiksi adalah 'pinjam meminjam uang secara daring' dan untuk dokumenter adalah 'pemberdayaan usaha kecil'. Salah satu tujuan kompetisi ini bagi Amartha tentu saja juga sebagai program promosi jenis bisnis yang mereka jalankan.

Andi Taufan Garuda Putra, pendiri dan bos eksekutif Amartha, menyebut bahwa kontes film pendek ini bermaksud mengajak para pembuat film untuk menginspirasi masyarakat Indonesia agar berperan aktif memberdayakan usaha kecil lewat investasi.

Menurut Taufan, kalangan milenial di bawah usia 30 tahun berpotensi menjadi pemodal usaha mikro dan kecil yang jumlahnya jutaan. Permodalan bisa dilakukan secara daring. Sementara kalangan calon pemodal milenial dianggap akrab dengan gaya hidup digital, media sosial, karya audio visual.

"Kami memahami bahwa pendapatan rata-rata milenial masih belum sebanding dengan banyaknya mimpi yang ingin mereka capai. Lewat tema Untungnya Terhubung, kami ingin sampaikan bahsa ada fasilitas bagi kalangan muda untuk belajar mengembangkan pendapatan yang masih terbatas lewat investasi beresiko rendah," ujar Taufan dalam keterangan tertulis.

Dewan juri yang terlibat adalah Nia Dinata, Garin Nugroho, dan Lucky Kuswandi. Nia menyebut kompetisi ini menarik karena memiliki dukungan terhadap kelompok ibu-ibu yang memiliki dan menjalankan usaha kecil-kecilan. Menurut dia, pernyataan sikap pembuat film juga harus terlihat lewat film.

"Saya ingin dikejutkan bahwa milenial begitu mendalam soal riset. Kemudian (terlihat) pernyataan apakah dia berpihak atau enggak di karakter utama film, bagaimana mereka bisa objektif secara visual. Pernyataan harus kuat dan sangat bisa memberikan sisi lain (dari sebuah isu)," kata Nia dalam konferensi pers di kawasan SCBD Jakarta Selatan, Selasa 8 Agustus 2017.

Dari semua film yang masuk, dewan juri akan memilih masing-masing 20 film sebagai finalis dari tiap kategori. Para finalis lantas akan mendapat materi bimbingan dari para juri terkait pendalaman topik ekonomi mikro dalam film pendek. 40 film pendek ini akan ditayangkan di kanal YouTube Hello Amartha pada akhir penjurian dan disebarkan di media sosial.

Dua tim dengan film terbaik, baik fiksi maupun dokumenter, akan mendapatkan hadiah Rp90 juta dan Rp60 juta. Sementara pos sebaran film yang mendapat angka 'like' terbanyak di laman Facebook Amartha akan mendapat anugerah film terfavorit dan hadiah Rp50 juta.



 


(ELG)

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

14 hours Ago

Perempuan 29 tahun itu mengawali debut karier sebagai penyanyi solo melalui singel Cinta Terbes…

BERITA LAINNYA