Oka Antara Lebih Bebas Bermain di Serial Web Ketimbang Film

Cecylia Rura    •    07 September 2018 09:04 WIB
oka antaraserial web
Oka Antara Lebih Bebas Bermain di Serial Web Ketimbang Film
Oka Antara. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Kerap bermain dalam film laga, kali ini Oka Antara berperan sebagai tokoh utama dalam serial web thriller misteri Brata. Dalam tayangan episode pertama, Oka banyak melakukan adegan tidak biasa seperti meneteskan air cabai dan memyulut nyala rokok ke pemain lain.

"Ketika pertama kali saya terlibat dalam webseries ini tahun 2014. Kami sempat di-pitching bahwa ini untuk webseries, yang mana webseries ini enggak ada pakemnya. Dalam arti Lembaga Sensor Film (LSF) belum bisa masuk. Otomatis sebagai pemain jadi kita tidak memiliki batasan dalam hal dialog. Seperti ingin mengucapkan umpatan yang natural," kata Oka di Jakarta, Kamis, 6 September 2018.

Kebebasan itu juga dirasakan Oka ketika dapat melepas ekspresi dalam karakter. Baginya ini adalah mimpi.

"Di series ini kami bisa mengekspresikan sebuah karakter sebebas mungkin. Itu mimpi sebagai pemain sebetulnya, bisa mengolah kreativitas yang tidak bisa diolah di film dan TV. Brata ini saya banyak riset, belajar dari kenalan polisi dan latihan senjata," imbuhnya.

Lain hal ketika Lembaga Sensor Film ikut andil dalam regulasi tayangan di platform digital. Baginya, penonton di aplikasi smartphone lebih kritis daripada penonton layar lebar.

"Tidak ada attention LSF dalam serial ini, hanya attention warga yang pegang handphone. Kalau ini ditaruh di TV atau film, mungkin konstroversial, sih. Tapi karena ini yang biasa pegang handphone, biasa nonton lewat aplikasi mereka lebih kritis," kata Oka.

"LSF belum ada di sini, jadi bisa dibilang mungkin webseries perdana di Indonesia yang pakemnya blong, sih. Yang lain kan drama, sopan. Ini baru episode pertama, ya," sambungnya.

Selain merasa lebih bebas, Oka turut berharap ke depan bakal ada beberapa sineas lagi yang tertarik membuat film atau series melalui layanan streaming.

"Saya berharap banyak sineas terjun ke webseries supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita sebagai pemain juga tahu kalau webseries disutradarai sama sutradara yang pernah pegang serial TV. Kita nyaman bekerja dengan orang-orang yang terjaga kualitasnya," papar Oka.

Oka Antara berperan sebagai Brata, detektif handal yang membantu pihak kepolisian dalam menangani berbagai kasus. Brata memiliki karakter cukup bengis dan heroik ketika mencoba menciduk pelaku kriminal. Sebagai referensi, Oka banyak menonton aksi Idris Elba dalam serial Luther (2010) yang tayang di saluran BBC.

 


(ELG)

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

3 days Ago

Dapat disimpulkan, Jerinx adalah korban dari sikap 'lancang' Via Vallen dan beberapa pe…

BERITA LAINNYA