Jodie Foster Nilai Film Superhero Bisa Merusak Masa Depan Hollywood

Purba Wirastama    •    31 Desember 2017 13:09 WIB
film asing
Jodie Foster Nilai Film Superhero Bisa Merusak Masa Depan Hollywood
Jodie Foster Nilai Film Superhero Bisa Merusak Masa Depan Hollywood (Foto: Telegraph)

Los Angeles: Aktris dan sutradara Jodie Foster menilai film superhero dengan anggaran besar perlahan bisa menghancurkan masa depan Hollywood. Menurut Jodie, beberapa studio besar lebih mengutamakan menjaring sebanyak mungkin penonton dibanding membuat film berkualitas.

"Pergi ke bioskop sudah jadi seperti pergi ke taman bermain tematik," kata Jodie kepada majalah Radio Times, dikutip dari The Telegraph.

"Studio membuat konten buruk untuk mendekati khalayak dan dan para pemegang saham. Ini seperti digelonggong. Kalian dapat pemasukan besar hari ini, tapi kalian menghancurkan dunia," lanjutnya.

Seperti diketahui, film-film terlaris di pasar domestik AS dan Kanada didominasi oleh aliran superhero, baik dari waralaba X-Men, Marvel, maupun DC.

Beberapa judul yang bertengger di 10 besar adalah Wonder Woman, Guardians of the Galaxy Vol. 2, Spider-Man: Homecoming, Thor: Ragnarok, dan Logan. Lima film ini juga mencatat prestasi komersial di pasar bioskop global.

"Ini meruntuhkan kebiasaan menonton penduduk Amerika dan kemudian seluruh dunia. Aku tak mau membuat film senilai USD200 juta tentang superhero," ungkap Jodie.

Kendati demikian, wanita kelahiran 1962 ini masih membuka kemungkinan untuk membuat film bertema pahlawan super, asalkan para tokohnya benar-benar punya psikologi yang rumit.

Karier Jodie sebagai aktris melejit lewat peran di Taxi Driver  (1976) garapan Martin Scorsese. Dia telah bermain di puluhan film dan serial televisi, seperti The Silence of the Lambs, Anna and the King, dan Panic Room. Dia juga dikenal sebagai sutradara lewat film Little Man Tate, The Beaver, dan serial Black Mirror episode Arkangel.

 


(DEV)

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

3 days Ago

Yon dan Koes Plus meninggalkan segudang warisan bagi generasi setelah mereka. Semasa jayanya, K…

BERITA LAINNYA